Hanya Bercanda, Bupati Inhu Bantah Tampar Wartawan
Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto membantah melakukan penamparan terhadap wartawan Inhu Zulkifli Panjaitan. Dirinya hanya menjumpai untuk menanyakan kabar dan berita di sebuah surat kabar dan biasa bergurau secara energik.
Bantahan t penamparan terhadap wartawan Inhu Zulkifli Panjaitan disampaikan Bupati Inhu Yopi Arianto kepada riauterkini.com Kamis (30/7/15) melalui seluler nya.
"Tidak ada, tidak ada saya menampar Zulkifli, saya ni kan energik jadi kalau jumpa siapa saja gaya saya seperti itu. Jadi bukan ditampar, kalau ditampar tentu ada luka atau lebam diwajahnya. Coba aja tanya atau liat mukanya berdarah atau lebam tidak? Kan tidak," jelasnya.
Diungkapkan nya, dirinya menjumpai Zulkifli di depan kantor PWI Inhu untuk menanyakan kabar dan kesehatan serta menanyakan berita hari ini yang ada di media.
"Karna gaya saya yang energik dan suka bergurau, jadi kalau orang yang tidak tau sangkanya saya menampar, padahal saya biasa seperti itu apalagi sama Zulkifli yang sudah dekat sama saya," ungkapnya.
Ditambahkanya, sebagai bupati kan dirinya tidak mungkin melakukan hal seperti itu apalagi menjelang di gelarnya Pilkada Inhu 2015. Dimana dirinya kembali ikut dalam pencalonan di Pilkada tersebut.
"Saya ini kan bupati yang harus menjaga sikap dan tindakan saya, jadi tidak mungkin tindakan seperti itu dilakukan. Apalagi sebentar lagi akan digelar Pilkada di Inhu dimana saya kembali ikut mencalonkan diri," jelasnya. *** (RTC/guh)

