Balon Pilkada Lingga Dinilai Bisa Membawa Perubahan

Diterbitkan oleh pada Jumat, 31 Juli 2015 07:01 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 1.252 kali ditampilkan

LINGGA - Seperti diketahui bersama kandidat cabup dan cawabup yang ikut bertarung pada pilkada Lingga ini berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pengusaha, birokrat, politisi serta pendidik. Semua latar belakang para kandidat ini menjadi modal besar bagi pembangunan di Kabupaten Lingga yang lebih baik kedepannya, Jum'at (31/7).


 

Namun sejatinya, Kabupaten Lingga ini kerap disindir sebagai "kabupaten termiskin" di Provinsi Kepulauan Riau. Bukan hanya itu uniknya, peminat bakal calon (balon) bupati justru paling banyak se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Dibanding kabupaten/kota lain di Kepri yang rata-rata hanya terdapat dua pasangan balon.

 

Untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) di Lingga diminati empat pasangan balon. Keempat pasangan balon itu di antaranya Alias Wello - Nizar, Harlianto - Alghazali, Muhammad Ikhsan Fensuri-Isnin, dan Usman Taufiq - Siti Aisyah. Dari empat pasangan tersebut, dua orang berasal dari aparatur sipil negara (ASN) atau PNS aktif, dua orang anggota DPRD, dua pengusaha, satu politisi, dan satu orang dosen.

 

Di sisi lain, bagi seniman di Lingga, hal ini menunjukkan bukti bahwa Kabupaten Lingga memiliki banyak calon-calon pemimpin yang diharapkan bisa membangun daerah menjadi lebih baik lagi.

 

"Mereka itu semuanya memiliki potensi, latar belakang mereka semuanya bagus. Ada yang dari pengusaha, birokrat dan politisi bahkan juga pendidik. Apalagi dari usia mereka masih cukup muda," kata seorang seniman yang ada di Lingga.

 

Menurutnya, ini hal yang positif dari sudut pandang saya sebagai pecinta seni. Di kepri kita paling banyak calonnya, itu berarti kita tidak miskin generasi muda yang peduli untuk membangun.

 

"yang terpenting bukan saja dari latar belakang yang baik, namun yang paling penting adalah bagaimana memberikan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lingga", ungkapnya.

Kemudian dilanjutkannya lagi, Sebagai seorang yang mencintai seni, tentunya kami berharap agar kekayaan kebudayaan Melayu Lingga yang kaya dengan berbagai potensi seni ini dapat dijadikan modal bagi para pemimpin nantinya untuk menjadikan daerah ini sebagai negeri Segantang Lada Bunda Tanah Melayu yang sejahtera, dan jadi tujuan para investor.