Jadi Penyebab Macet, Kios Liar Tiban Perlu Ditertibkan
Kios liar kian ramai dibangun memenuhi pinggir jalan dibeberapa lokasi di Batam seperti di Simpang Frengky, Simpang tiban dan beberapa lokasi lainnya. Kios tersebut dibuat lalu di sewakan da nada pula yang dijual.
Salah seorang pedangang mengatakan untuk menyewa satu kios dikenakan biaya sebesar Rp 600 ribu setiap bulannya. Biaya tersebut belum termasuk listrik dan air “Kita disini untuk sewa bayarnya 600 ribu itu belum termasuk air dan listrik, jadi sebulan pengeluaran kita bisa 800 sampai 900 ribu” ungkap salah seorang pedagang yang enggan namanya disebutkan.
Selain disewakan, kios liar ini juga dijual belikan dengan harga yang cukup mahal, yakni berkisar 20 hingga 25 juta perunit. Meski bisnis ini menjanjikan namun lokasi yang berdekatan dengan jalan sering menyebabkan kemacetan.
Sementara itu Kasatpol PP Kota Batam, Hendri mengatakan akan segera menertibkan kios-kios liar sejenis yang ada di Kota Batam. “Kita akan melakukan penggusuran jika SP 3 yang kita layangkan tidak di indahkan” katanya.

