Orangtua Siswa Keluhkan Adanya Kekerasan Fisik Saat MOS
BINTAN - Pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) di sekolah-sekolah telah usai beberapa waktu lalu. Meski dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan telah melarang adanya perploncoan, namun sejumlah orang tua siswa baru mengeluhkan masih adanya kekerasan secara psikis selama pelaksanaan MOS. Keluhan adanya kekerasan psikis selama MOS tersebut salah satunya datang dari orang tua siswa baru salah satu SMPN 11 Bintan. Orang tua siswa tersebut mengaku anaknya mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari seniornya pada saat MOS.
“MOS beberapa waktu lalu, saya perhatikan setiap pulang anak saya kelihatan gemetar dan ketakutan. Dia terlihat stres juga. Setelah saya tanya, dia bilang bahwa dia dibentak-bentak oleh seniornya,” ujar orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya tersebut kepada awak media, Selasa (08/04/2015).
Dia pun sangat menyayangkan peristiwa yang menimpa anaknya tersebut. Menurutnya, bentakan dari senior yang berdalih demi mewujudkan kedisiplinan tersebut sangat tidak layak untuk diterapkan.
“Selain berkebalikan dengan teori psikologi di mana untuk membentuk kedisiplinan siswa ada cara tersendiri, tidak hanya dengan membentak-bentak dan perlu waktu yang relatif cukup lama. Juga sudah menimbulkan ketakutan dan stres pada sebagian besar siswa yang tidak terbiasa dibentak-bentak,” paparnya.

