KIP Nilai BP Batam Kurang Transparan
Arifuddin mengatakan bahwa makelar lahan bahkan tak segan-segan menduduki lahan BP Kawasan, mengincar calon investor.
Hal ini duga menjadi gampang bagi makelar dikarenakan mereka memiliki akses ke sejumlah oknum pejabat BP Kawasan Batam untuk memperlancar praktek makelar lahan.
Sementara itu mengakui tidak pernah tidak transparan terkait data lahan yang dialokasikan namun Ketuaa BP Kawasan Batam, Mustafa Wijaya mengatakan masalah yang sebenarnya terjadi dilapangan tidak demikian “kita kan tidak mungkin tanya sama investor yang mau lahan apakah dia makelar atau bukan. Memang dilapangan kita temukan kasus yang terlihatnya seperti makelar. Seperti di Tanjunguncang. Setelah kita cari-cari investornya ternyata baru 5 tahun kemudian mereka membangun” ujarr Mustafa WIjaya.

