Warga Bintan Keluhkan Mahalnya Biaya Pembuatan KK
BINTAN - Sejumlah warga di Kampung Mawar Desa/Kecamatan Gesek Kabupaten Bintan mengeluhkan mahalnya biaya pembuatan kartu keluarga (KK). Pasalnya mereka harus mengeluarkan biaya hingga Rp 400 ribu untuk bisa mendapatkan KK.
Seorang warga setempat, Farida (36) mengatakan ketika membuat KK melalui desa, dirinya mengeluarkan biaya Rp 400 ribu. Padahal sepengetahuannya, harga normal untuk pembuatan KK itu seharusnya hanya Rp 150 ribu. “Saya perlu KK untuk membuat akte kelahiran anak, walaupun biaya administrasinya Rp400 ribu, jadinya dibayar juga,” ujarnya, Jumat (21/08/2015).
Keluhan sama dikatakan, Udin (40) warga lainnya. Dia mengaku pada saat membuat KK beberapa waktu lalu untuk keperluan anak sekolah. Ketika itu membayar biaya administrasinya Rp 150 ribu. Padahal berdasarkan informasi, biaya pembuatan KK itu gratis. “Soalnya pas mau ngurus di desa bilangnya Rp 400 ribu untuk mengurusnya, tapi saya juga tidak tahu untuk apa aja,” ujarnya.

