Tidak Cinta Rupiah Menguatkan Nilai Dolar
" Semakin masyarakat tidak mau pakai rupiah dalam transaksi, maka nilai mata uang kita semakin lemah. Dan permintaan dolar akan naik yang membuat harganya kian tinggi” kata Victor.
Victor mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat Batam, Baik itu dari kalangan pengusaha dalam menggunakan Rupiah dalam bertransaksi masih sangat kecil. Meski peraturan BI no 17/3/PBI/2015 tentang kewajiban transaksi dengan Rupiah telah diberlakukan.
Victor juga mengungkapkan hal ini menjadi masalah karena pengusaha Batam masih sebatas melakukan proses jual beli produk dan belum banyak yang menyentuh produksi. “yang menjadi masalah disini mindset sebatas pedangang, bukan produsen jadi ketia terjadi kasus seperti ini pasti merugi” Victor juga mengungkapkan perlu adanya pemahaman yang luas tentang konsep FTZ sesungguhnya “FTZ itu tujuannnya untuk menarik investor supaya membuat produk di Batam. Tapi sejauh ini belum digunakan untuk keperluan yang produktif. Sehingga selalu merugi jika ada pergerakan dolar” ujarnya.
Victor juga menilai pelaku UKM terbilang tidak kreatif dalam dalam membelikan nilai lebih terhadap produknya “Saat korea Krisis. UKM justru mampu bertahan karena apapun produk mereka, mereka mampu menunjukkan keunggulan” ujar Victor

