Triwulan ke 2, Perekonomian Kepri Melambat Di Segala Sektor
BATAM - perekonomian provinsi Kepulauan Riau tampaknya mulai memasuki masa yang memprihatinkan. data yang didapatkan dari Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau menunjukkan pada triwulan ke II terjadi perlambatan disegala sektor.
Jika dilihat dari sektor permintaan, perlambatan ini terjadi karena sektor investasi dan konsumsi rumah tangga yang melambat sebesar 1,82% (year of year) dan 7,50% (year of year) dibanding triwulan sebelumnya yakni 3,30% (year of year) dan 7,76% (year of year). Kinerja investasi kepri melambat dikarenakan menurunnya permintaan global dan domestik sehingga investor cenderung menahan investasi.
Kepala kantor bank indonesia provinsi kepri, Gusti Raizal Eka Putra mengatakan penurunan mendorong pelemahan terjadi di tiga sektor.
" perlambatan disisi permintaan ini mempengaruhi pelemahan tiga sektor lain, konsumsi rumah tangga menurun dari 7,76% kali ini menurun menjadi 7,50%, investasi goyang dari 3,30 menjadi 1,82%. Sedangkan ekspor dari 18,92% turun menjadi 5,36% " jelas gusti saat menggelar konferensi pers. Senin, (24/08/15).
Tak hanya sisi permintaan, sisi lapangan usaha juga mengalami perlambatan disemua sektor baik industri pengolahan, pertambangan dan. Penggalian, konstruksi, serta perdagangan besar dan eceran.

