"Dua Jari" Salam Perdamaian Pasangan Lingga Berharga Kepada Masyarakat
LINGGA - Hasil dari pencabutan undian nomor urut Paslon Harlianto-Al Ghazali yang mendapatkan nomor urut 2 (dua) pada Rapat Pleno Pengundian Nomor Urut yang dilaksanakan oleh KPU Lingga Selasa (25/8) lalu. Dimaknai sebagai pembawa perdamaian yang identik dengan salam "Dua Jari" kepada masyarakat.
Hal tersebut mengacu pada fakta sejarah pesta demokrasi yang terjadi di Indonesia beberapa tahun terakhir belakangan ini. Pasalnya nomor urut dua ini selalu saja berhasil memenangkan pemilu. Mulai dari pasangan SBY-Budiono yang menggunakan nomor urut dua, memenangkan Pilpres tahun 2009 lalu. Kemudian mantan pasangan Kada Lingga periode sebelumnya, H Daria-Abu Hasim juga mengunakan nomor urut dua. Bahkan Jokowi-JK, juga menggunakan nomor Urut dua.
Oleh sebab itu, Harlianto calon Bupati Lingga yang mendapatkan nomor urut dua ini, menuturkan bahwa nomor yang mereka cabut adalah nomor yang merupakan kode alam tersendiri. Pasalnya dari awal pendaftaran ke KPU Lingga hingga ke admnistrasi penomoran dan pencabutan nomor undian urut yang dilaksanakan oleh KPU didapati dengan nomor urut 2 (dua).
"Dimulai dari awal mendaftar, nomor urut administrasi hingga mencabut nomor urut, pasangan ini selalu dapat nomor dua. Ini luar biasa," ujar Harlianto.
Sehingga dalam hal tersebut Harlianto mengatakan, sangat merasa puas dengan nomor urut mereka. Apalagi dengan nomor urut 2 ini, Ia menilai angka tersebut adalah angka keburuntungan dan pembawa perdamaian.
"Salam dua jari kepada masyarakat Kabupaten Lingga," kata Harlianto.
Sementara itu, Sui Hiok anggota DPRD Lingga dari Faraksi partai Hanura yang menjadi juru kampanye pasangan dengan moto Lingga Berharga tersebut, juga mengungkapkan penilaian yang sama.
Menurutnya, nomor urut dua akan membawa keberuntungan bagi pasangan yang di usung partainya bersama partai keadilan sejahtera (PKS) tersebut.
"Kita berharap nomor urut dua membawa keberuntungan bagi pasangan ini. Meskipun kita tidak menjadikan hal itu sebagai acuan, namun lebih kepada visi dan misi yang di bawa pasangan ini untuk membangun kabupten kita kedepan," ujarnya.
Namun hal yang terpenting kata Sui Hiok, tujuan utamanya untuk membangun pondasi ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Lingga, konsep pemerataan pembanguannya kita sebut segi tiga emas.
Akan tetapi Sui Hiok juga mengomentari bahwa tidak dapat dipungkiri bahwa salam dua jari moto yang mengandung arti salam damai tersebut sangat fenomenal di Indonesia, karena telah berhasil membawa pasangan Jokowi-JK memenangi Pilpres tahun 2014 lalu.
"Kita akan memakai salam dua jari untuk misi pesan damai pasangan ini. Seperti harapan, agar Pilkada kelak berlangsung damai," pungkas Harlianto.

