Kesbangpol Kepri Tekankan Pentingnya Nasionalisme dan Universalisme

Diterbitkan oleh pada Jumat, 28 Agustus 2015 21:38 WIB dengan kategori Tanjungpinang dan sudah 745 kali ditampilkan

TANJUNGPINANG - "Indonesia membutuhkan kurikulum yang memang Indonesia, tetapi tidak terlepas dari konteks global. Saat ini, kita membutuhkan kurikulum nasionalisme dan universalisme," ujar Drs. Syafri Salisman selaku kepala badan Kesbangpol Kepri , saat ditemui dalam acara seminar Nasionalisme dalam dunia pendidikan di Aula SMKN 1 Tanjungpinang, Jumat (08/28/2015).

 

Beliau menjelaskan, universal berarti bisa mengabungkan dengan perubahan yang ada. "Semangat nasionalisme harus tetap ada, tapi kalau nasionalisme saja akan menjadi fanatik dan menganggap bangsa lain musuh. Bila kita akulturasi dan bisa menganggap universalisme, pemikiran kita akan berubah dan menginginkan bangsa yang lebih kuat dan bangsa yang besar untuk bisa bersaing dengan bangsa lain," ujarnya.


Saat ditanya mengenai persoalan UN untuk saat yang mendatang, dirinya menjelaskan bahwa pendidikan harus menerimanya dan beradaptasi. "Perubahan pendidikan memang harus berubah dan dinamis karena tuntuntan lingkungan berubahnya cepat sekali. Persoalannya kita yang kurang adaptif, sehingga ketika berubah kita marah," ucapnya.