ATB: Krisis Air di Batam Harus Ada Solusi Jangka Panjang
Kepala Kantor Pengelola Air Bersih dan Limbah BP Batam, Tato Wahyu mengatakan, enam waduk yang berfungsi saat ini dibanding dengan jumlah penduduk Batam sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan air. Dari enam waduk tersebut, mampu menghasilkan air 3800 liter/detik.
Perkiraan penduduk yang kini mencapai 1,3 juta orang dan pemanfaatan air 100 liter perhari maka debit yang ada saat ini sangat cukup. Hanya saja perlu ada kebijakan mengingat kondisi cuaca lagi kemarau.
“Dari BMKG mengatakan, kalau hujan diprediksi baru akan turun pada Oktober mendatang. Namun, kita harus memperkirakan dampak el Nino. Kalau ini terjadi, sekitar Februari baru akan ada hujan,”jelas tato, dalam pemaparannya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD Batam, Rabu (2/9).
Meski demikian, pamanfaatan air bersih dengan mengandalkan waduk yang ada diperkirakan masih mencukupi kebutuhan warga. Hanya perlu pemanfaatan yang prioritas, seperti rumah sakit atau industri yang memang membutuhkan air.

