Ratusan Sopir Angkot Berdemo Sampaikan Tuntutan

Diterbitkan oleh pada Selasa, 8 September 2015 20:06 WIB dengan kategori Batam dan sudah 1.725 kali ditampilkan

BATAM - Kota industri ini sepi tampak tidak seperti biasanya kepadatan dijalan umum, Selasa (8/9/2015) kelihatan sunyi hampir diseluruh ruas badan jalan umum dari mobil angkutan baik itu Mimbar Biru Trayek Tanjung Uncang, Mimbar Merah Dapur 12 dan Angkot Carry yang arah Botania maupun Punggur. Banyak para buruh dan karyawan pengguna jasa angkutan umum tampak kesal karena yang biasa mereka tumpangi untuk menuju tempat bekerja tak kunjung timbul.

 

Hal ini diutarakan salah seorang karyawan swasta didaerah Panbil Muka Kuning yang bekerja di Batam Centre. “Bagaimana tidak kesel bang sudah jam segini (menunjukkan pukul 08.00) belum ada angkot lewat padahal kami sudah stanby di kantor jam 08.30 looh dengan menoleh ke arlogi yang dipakainya”.

 

Pantauan kami dipersimpangan empat Kepri Mall yang boleh dikatakan sebagai titik tengah arus temu lalu lintas dari beberapa akses arah ternyata ditutup total, ratusan sopir angkutan umum memboikot jalan hingga tidak ada yang boleh lewat dari akses persimpangan tersebut. Para sopir angkot umum menuntut Pemko Kota Batam terkhusus Dinas Perhubungan untuk menolak bus karyawan tanpa izin trayek operasional, juga memberikan sanksi kepada perusahaan yang melanggar izin operasi bus karyawan.

 

Demonstran juga meminta supaya angkutan umum diberikan subsidi, diberi kemudahan dalam mengurus KIR, juga bubarkan badan usaha atau perkoperasi yang tidak jelas akhir-akhir ini.

 

Hingga lebih pukul 10.00 an para pendemo juga masih bersikukuh dilokasi walau aparat kepolisian turun pada saat itu tampak kapolresta barelang ; Kombes Asep Safrudin untuk memantau dan membujuk para demonstran supaya membuka akses jalur itu namun mereka ogah tetapi sekitar jam 11.00 an yang pada akhirnya mereka mau juga membubarkan diri melanjutkannya menuju Kantor Pemko Kota Batam.