Rupiah Melemah, Kimia Farma Tanjungpinang Naikkan Harga Obat
TANJUNGPINANG - Perusahaan PT Kimia Farma (Persero) cabang Kota Tanjungpinang menaikkan harga jual 40 produk obat non-generik hingga 12 persen menyusul pelemahan rupiah yang berpotensi mengganggu kesehatan neraca perseroan.
"Kalau obat generik itu tidak mungkin dinaikkan harganya. Untuk sekitar 40 produk tersebut akan dinaikkan harganya di kisaran 5 persen hingga 12 persen, tergantung jenisnya. Yang naik harganya itu, seperti obat-obat ethical dan OTC (over the counter)," ujar Ibnu staff Kimia Farma, Kamis (10/09/2015).
Terkait impor, dirinya mengatakan perusahaan menghabiskan banyak pengeluaran untuk mengirim bahan baku dari luar negeri. Atas dasar hal tersebut, pelemahan rupiah jelas bakal mengganggu kinerja perseroan, meski tidak signifikan. Pihaknya juga berusaha mencari sumber-sumber bahan baku yang lebih murah.

