Warga Bintan Keluhkan Musim Kemarau

Diterbitkan oleh pada Jumat, 11 September 2015 15:01 WIB dengan kategori Bintan dan sudah 1.065 kali ditampilkan

BINTAN - Sejak memasuki musim kemarau puluhan warga Kijang Kota Kabupaten Bintan mengalami kekeringan yang membuat warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Sementara sumur yang selama ini menjadi sumber air untuk memenuhi kebutuhan sudah kering. Sehingga untuk mendapatkan air bersih warga terpaksa harus membeli air bersih hingga puluhan ribu rupiah setiap harinya, Jumat (09/11/2015).

 

Penampungan air bersih di Kijang Kota setiap pagi dan sore hari selalu dipenuhi warga yang membawa dirigen untuk membeli air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih hal ini terpaksa di lakukan masyarakat karena sumur mereka sudah kering. Dalam satu hari warga biasanya membeli hingga dua kali untuk harga per dirigen ukuran 20 liter sebesar Rp 1000. Sedangkan dalam satu hari untuk kebutuhan air bersih sampai 10 dirigen per keluarga sehingga dalam satu hari per keluarga terpaksa harus mengeluarkan uang hingga Rp 10 ribu bahkan bisa lebih. 

 

Selain harus membeli air, warga juga harus antri sementara jarak penampungan air bersih cukup jauh dari pemukiman warga. Namun warga banyak yang membawa air dengan jalan kaki, naik motor bahkan dengan menggunakan mobil. Rais salah satu warga mengungkapkan, sejak musim kemarau dirinya terpaksa harus membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia berharap pemerintah segera membantu mengatasi kebutuhan air bersih untuk warga karena kalau setiap hari harus membeli air akan mempersulit warga yang kurang mampu.