Sejumlah Wilayah di Lingga Alami Kelangkaan Air Bersih
LINGGA - Akibat kemarau yang melanda beberapa minggu belakangan ini. Sejumlah wilayah di pesisir Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga alami kelangkaan air bersih. Alhasilnya sejumlah perigi dan tempat sumber air masyarakat pesisir, mengering.
Kejadian ini pun hampir merata di 18 desa yang ada di Kecamatan Senayang tersebut.
Seperti di Pulau Bukit, Kecamatan Senayang yang dilanda kekeringan akibat kemarau. Untuk kebutuhan air bersih pun warga harus berjam-jam menunggu di perigi.
Melihat konsisi tersebut, Ketua Pemuda Pancasila (PP) kabupaten Lingga, Arman bersama anggotanya turun ke lokasi dan melakukan aksi gotong royong, menggali perigi mencari sumber mata air untuk masyarakat. Dimana, Desa Pulau Bukit belum memiliki tempat persediaan air yang memadai. Lebih dari 150 kepala keluarga (KK) yang tinggal di pulau tersebut, hanya bergantung dari sumber air di perigi.
"Kekeringan air bersih semakin parah. Kondisi ini benar-benar memprihatinkan. Hingga saat ini, rata-rata perigi warga kering semua," ungkap Arman.
Arman mengatakan, meskipun sudah di gali lebih dalam, sumber air juga tidak mencukupi. Parahnya lagi, bagi warga untuk mendapat setengah ember air, warga terpaksa menunggu hingga malam hari. "Sumber air minum, mandi dan mencuci semua dari perigi. Untuk dapat setengah ember, warga harus begadang sampai pagi," imbuhnya.
Selain di Pulau Bukit, dua dusun yakni Pulau Baru dan Air Kulah, juga bernasib sama. Hal ini, membuat Ketua PP Lingga tersebut prihatin. Ia berharap, ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga mengenai kelangkaan air bersih ini.
Sementara itu, ditempat yang sama warga Tajur Biru Azhar, juga mengatakan Selain di pulau Bukit, pulau-pulau lain di sekitarnya seperti Pulau Medang, pulau Benan, Mensanak, Tajur Biru, Rejai dan Pulau Senayang, juga mengalami kelangkaan air bersih.
"Kami di Tajur Biru juga kekeringan. Jadi harus jemput air dari pulau lain dan harus mengeluarkan biaya minyak lagi. Apalagi sekarang musim laut selatan, penghasilan kami berkurang, tapi biaya lebih harus kami keluarkan untuk mendapat air bersih," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang beredar, selain di pulau kecil di sejumlah wilayah kecamatan Senayang, kesulitan air bersih juga terjadi di Dusun Penarik, Desa Kelumu, Kecamatan Lingga. Di Centeng, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, dan sejumlah desa di kecamatan Lingga Timur.

