Dinsos Batam Berikan Pelatihan untuk APS
BATAM - Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Batam Kepulauan Riau memberikan pelatihan kerja kepada 80 orang anak putus sekolah (APS) yang berada di pulau penyangga, juga anak jalanan di pulau utama sebagai bekal untuk melanjutkan hidup.
Kepala Dinas Sosial Raja Kamarulzaman di Batam, Selasa, menyatakan pelatihan kepada anak putus sekolah dan anak jalanan itu diberikan untuk menambah pengetahuan demi mendapatkan pekerjaan yang layak.
Pelatihan yang diberikan antara lain mengelas, menjahit, membuat alat permainan edukatif dan bengkel.
Dinas Sosial sengaja menggandeng perusahaan garmen, galangan kapal dan lainnya untuk membantu pelatihan, demi memastikan ilmu yang diberikan sesuai yang dibutuhkan industri.
"Alhamdullillah, sudah ada anak jalanan yang bekerja di 'offshore'. Dulu kalau ada uang beli lem mungkin, sekarang sudah bisa beli motor," kata dia.
Pelatihan diberikan dalam beberapa gelombang, demi memudahkan instruktur memberikan arahan. Sebanyak 20 anak dibina pada setiap gelombang pelatihan.
"Pekan depan kami buka lagi gelombang ke dua. Satu gelombang, 20 orang," kata Kepala Dinas.
Ia mengajak anak jalanan dan putus sekolah berusia 13 tahun untuk mendaftarkan diri ke Dinas Sosial agar bisa mendapatkan keterampilan lebih.
Dan bila anak jalanan dan putus sekolah benar-benar tidak memiliki ijazah, maka Dinas Sosial memfasilitasi untuk memperoleh sertifikat persamaan.
Dinas Sosial bekerja sama dengan Dinas Sosial siap menggelar program Paket A, B dan C untuk anak jalanan dan putus sekolah.
"Kalau anak tidak sekolah pelatihannya susah juga memberi pelajaran kalau pesertanya tidak bisa membaca. Kalau ada anak putus sekolah, silakan daftarkan, nanti kami seleksi," katanya.
(ant)

