UI Ciptakan Robot 'Garuda' Pemadam Kebakaran Tanpa Awak
Sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia berhasil menciptakan robot "Garuda" yang bisa memadamkan api tanpa awak atau tidak dikendarai manusia dalam ajang Kontes Robot Terbang Indonesia 2015.
"Tim Robot Terbang 'Garuda' UI berhasil meraih juara pertama pada Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2015. Selain tim Garuda, tim robot terbang 'Athena' juga berhasil meraih juara harapan pada kompetisi yang sama," Kepala Kantor Hubungan Masyarakat dan Keterbukaan Informasi Publik UI Rifelly Dewi Astuti melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin.
KRTI 2015 yang diselenggarakan di kampus Universitas Gadjah Mada pada 19 September lalu ini berdasar tingginya angka kebakaran hutan di Indonesia yang kerap dialami dan tentunya membutuhkan solusi.
Solusi pada kontes ini pun dihadirkan melalui divisi "Vertical Takeoff and Landing" (VTOL), yakni wahana yang didesain untuk mampu menggantikan tugas manusia dalam pemadaman api sehingga tidak perlu mendekat ke titik api, melainkan terbang rendah ke titik api dan memadamkannya.
Rifelly mengatakan UI mengirim Tim Garuda dan Athena sebagai dua perwakilan pada KRTI 2015 divisi VTOL di bawah bimbingan dosen Fisika Fakultas Matematika dan IPA UI, Surya Darma, dan sukses menjalankan misi memadamkan api dengan keunikan masing-masing.
Robot Garuda dirancang dengan material rangka utama berbahan fiber dan alumunium berbobot wahana 2,2 kilogram. Robot ini memiliki durasi terbang hingga 15 menit dengan kecepatan "horizontal speed" 3,5 meter per detik dan "vertical speed" 2,5 meter per detik.
Tipe robot yang dibangun adalah "quadrotor", yakni model robot terbang dengan empat rotor yang dirancang dan dirakit sendiri tanpa menggunakan kit serta mampu terbang dengan mode manual menggunakan "remote control" atau secara "auto".
Robot Garuda mampu memadamkan titik api dengan menggunakan media pemadaman berupa hembusan angin dari baling-baling "quadcopter" ketika berada di ketinggian sekitar dua meter dari titik api.
Sementara itu, robot Athena juga dirancang dengan model robot terbang 4 rotor serta memiliki kemampuan terbang dengan mode manual menggunakan "remote control" atau secara "auto".
Bedanya adalah robot berbobot 2,2 kilogram dengan bahan material yang sama seperti Garuda, memiliki kemampuan membawa maksimal 500 ml air dengan durasi terbang hingga 12 menit, serta berkecepatan "horizontal speed" 3 meter per detik dan "vertical speed" 2,5 meter per detik.

