Pemkab Karimun Bagikan 20.000 Masker ke Masyarakat

Diterbitkan oleh pada Jumat, 25 September 2015 21:55 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 855 kali ditampilkan

KARIMUN - Karimun mulai darurat asap dengan jarak pandang tinggal 200 meter sejak Kamis malam (24/9), akibat kabut asap kiriman dari berbagai daerah di Indonesia yang terbakar hutan dan lahan, sudah mencapai 300 PSI (Polutan Standart Indeks).

 

Melihat kadar polusi udara tersebut berkategorinya sangat tidak sehat. Selain itu sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan, Pemkab Karimun juga membagikan masker sebanyak 20.000 ke masyarakat dan penguna kendaraan ditiga belas titik, yang melibatkan tim relawan diantaranya PMI, Pramuka, Dinkes dan OKP, Jum'at (25/9/2015) pagi.


Wakil Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq kembali menghimbau kepada masyarakat agar jangan terlalu sering keluar rumah pada saat cuaca saat ini yang sangat rentan mengakibatkan penyakit. Apalagi kalau pada saat keluar rumah tidak menggunakan masker.


Menurut Rafiq, mengacu kepada alat untuk mengatahui indeks udara yang terdapat di Kota Batam pada pagi kemarin, memasuki level tidak sehat dan apa bila mencapai angka 300 maka sudah masuki kategori berbahaya. Oleh karena itu pemerintah daerah mengambil langkah-langkah atau kebijakan awal dengan meliburkan semua sekolah sejak kemarin sampai hari ini.


"Kita sudah berkoordinasi dengan Pemprov Kepri dalam hal meliburkan anak sekolah mulai hari ini dan akan masuk kembali pada Senin besok. Kemudian kepada para pegawai di lingkungan Pemkab Karimun kita himbau untuk dapat mengurangi beraktifitas diluar kantor dan tetap melakukan pekerjaan didalam ruangan, kalau memang nanti PSI sudah mencapai 300 maka semua kantor-kantor akan kita liburkan," ujar Rafiq.