Asap Tebal, Siswa Tanjungpinang Diliburkan

Diterbitkan oleh pada Selasa, 29 September 2015 18:28 WIB dengan kategori Tanjungpinang dan sudah 980 kali ditampilkan

TANJUNGPINANG - Seluruh siswa di Tanjungpinang, Ibu Kota Kepulauan Riau, diliburkan akibat asap tebal yang menyelimuti udara di kota itu sejak Selasa pagi.


Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang HZ Dadang Abdul Gani di Tanjungpinang, Selasa mengatakan meliburkan siswa merupakan kebijakan yang pertama kali diambil pemerintah sejak asap kiriman dari beberapa kawasan di Sumatra mencemari udara di kota itu.

 

"Pagi ini udara sudah tidak sehat, jarak pandang terbatas. Kami terpaksa meliburkan para siswa agar mereka terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh asap," katanya.

 

Selasa pagi seluruh siswa sempat bersekolah. Namun sekitar pukul 08.30 WIB siswa dan guru dipulangkan.

 

Pihak sekolah harus memastikan para siswa tidak keluar rumah. Para orang tua siswa harus melarang para siswa keluar rumah, kecuali ada urusan yang sangat penting.

 

"Kalau keluar rumah, sama saja membahayakan kesehatan mereka," katanya.

 

Dadang menjelaskan Dinas Pendidikan belum memutuskan sampai kapan siswa diliburkan, karena tergantung pada cuaca. Bila asap tebal masih menyelimuti udara di Tanjungpinang, maka siswa kembali diliburkan. 

 

"Kalau udara membaik, siswa kembali sekolah mulai besok," ujarnya.

 

Orang tua siswa tidak mengetahui pemerintah mengambil kebijakan meliburkan siswa di Tanjungpinang, karena dilakukan mendadak. Pihak sekolah juga tidak sempat menginformasikan kepada orang tua siswa, sementara para siswa dilarang menggunakan ponsel.

 

"Kami tidak tahu kalau hari ini siswa diliburkan," kata Irma.

 

Dia mendapat informasi bahwa putranya yang masih duduk di bangku SD diliburkan dari jurnalis. Kemudian dia memastikannya ke pihak sekolah.

 

"Benar, banyak pelajar yang pulang sekolah," ujarnya.

 

Kepala BMKG Tanjungpinang Dhira Utama mengatakan jarak pandang akibat asap tebal di Tanjungpinang tadi pagi 700 meter. Namun pukul 10.00 WIB jarak pandang meningkat menjadi 1.400 meter.


(ANTARA)