Persediaan Air Sei Pulai Tanjungpinang Minus 1,2 Meter

Diterbitkan oleh pada Selasa, 29 September 2015 18:39 WIB dengan kategori Tanjungpinang dan sudah 892 kali ditampilkan

TANJUNGPINANG - Sei Pulai, salah satu sumber air bersih di Kota Tanjungpinang mengalami kekeringan hingga minus 1,2 meter, kata Direktur Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Kepri Abdul Khaliq.


"Kondisi tahun ini terparah dibanding tahun 2007 dan 2014 yang juga sempat mengalami kekeringan," tambahnya di Tanjungpinang, Selasa.

 

Dia mengemukakan krisis air bersih di Tanjungpinang disebabkan tidak turun hujan sejak tiga bulan terakhir. Hujan turun sesekali, hanya sebentar dan tidak merata sehingga tidak terlalu mempengaruhi volume Sei Pulai.

 

Selain Sei Pulai mengalami kekeringan, lanjutnya, air di sumur milik warga juga mulai kering. 

 

"Sejak awal September 2015 kami memberi bantuan air secara gratis kepada warga Tanjungpinang," ucapnya.

 

PDAM Tirta Kepri telah melakukan pendalaman terhadap Sei Pulai dan memindahkan pipa ke palung-palung yang masih berisi air.

 

Selain itu, air dari Waduk Gesek, Bintan juga dialiri ke Sei Pulai agar tetap dapat beroperasi.

 

Jumlah pelanggan PDAM Tirta Kepri di Tanjungpinang sebanyak 15.600 orang, sedangkan di Bintan hanya 3.000 pelanggan.

 

"Tidak ada penambahan pelanggan dalam kondisi seperti ini," katanya.

 

Krisis air bersih ini menyebabkan pendistribusian air ke rumah pelanggan terhambat. Biasanya pendistribusian air dilakukan setiap hari, namun saat ini dibatasi yakni dua hari sekali. 

 

Kebijakan itu diberlakukan agar seluruh pelanggan mendapatkan air tersebut, meski tidak selalu mencukupi.

 

"Kami berharap Oktober 2015 sudah terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan merata. Karena kondisi sekarang sudah parah," ujarnya. 


(antara)