Jelang Laga Juventus vs Sevilla
Juventus bakal menjamu lawan kuat berwujud Sevilla, dalam lanjutan Liga Champions matchday dua Grup D, Kamis (1/10) dini hari WIB.
Setelah meraih dua kemenangan beruntun atas Manchester City dan Genoa, kini Juve resmi masuk kembali ke fase krisis, karena gagal menang di dua laga terakhir. Mereka hanya beroleh hasil imbang 1-1 melawan Forsinone dan kalah 2-1 dari Napoli.
Krisis hasil tersebut diperparah dengan makin membengkaknya pilar yang absen karena cedera. Setelah Kwadwo Asamoah, Claudio Marchisio, dan Mario Mandzukic, penggawa inti lainnya macam Stephan Lichtsteiner dan Stefano Sutararo malah menyusul ke ruang perawatan. Segalanya diperburuk dengan sanksi klub pada Martin Caceres yang mengalami kecelakaan mobil akibat mabuk, padahal baru pulih dari cedera.
Kabar baik datang dari tersediannya nama gelandang kelas dunia asal Jerman, Sami Khedira, yang siap lakoni debutnya untuk klub pasca cedera. "Khedira sudah cukup lama tidak bermain, tapi dia akan bermain besok dan dia sudah siap. Dia adalah pemain level internasional. Saya tidak tahu berapa lama dia bisa bermain tapi dia sudah pasti akan tampil besok," ujar pelatih Juve, Massimiliano Allegri.
Bantuan signifikan Khedira amat dinanti, menilik kualitasnya di lini tengah yang amat mumpuni. Dia bisa mengisi peran regista atau sebagai gelandang pengapitnya dalam skema andalan baru 4-3-3.
Nasib Sevilla sendiri sejatinya nyaris serupa dengan Juve. Meraih hasil gemilang di matchday perdana Liga Champions lalu, pasukan arahan Unai Emery mengalami krisis hasil di kancah domestik. Mereka kini terpuruk di peringkat 16 klasemen sementara La Liga Spanyol, dengan baru mengoleksi sebiji kemenangan.
Badai cedera juga mendera Sevilla, dengan kuantitas yang bahkan lebih parah dibanding Si Nyonya Tua. Jelang duel di Juventus Stadium, Sevillistas Rojiblancos setidaknya tak akan diperkuat delapan pilarnya! Nama-nama krusial macam Beto, Adil Rami, Daniel Carrico, hingga Ever Banega, dipastikan tak akan ambil bagian di laga ini. Kabar terbaru bahkan menyebutkan mantan penyerang Juve, Fernando Llorente juga mengalami cedera dan harus absen.
Situasi tersebut tentu akan membuat pusing Emery, meski dirinya tetap optimsitis bisa meraih hasil positif. “Kami akah berhadapan dengan juara kedua Liga Champions, sebuah tim yang besar. Tujuan utama kami adalah menampilkan pertadingan yang menarik dan tentu saja mencuri poin," ujar sang entrenador.
Dengan situasi kedua tim yang sama-sama pelik, sulit memprediksi siapa yang akan keluar sebagai pemenang. Tapi menilik J Stadium yang tak pernah takluk di Eropa dalam 13 partai terakhir plus dukungan heroik Juventini, diyakini bisa memompa semangat Juve untuk raih kemenangan.
(goal)

