Pasca Kabut Asap, Langit Kota Batam Mulai Membiru
BATAM - Langit Kota Batam Kepulauan Riau pada Kamis pagi mulai terlihat biru dengan kadar kabut asap sedang, berdasarkan indeks standar pencemaran udara di Stasiun Simpang Jam.
Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kota Batam mencatat ISPU pada pukul 1.00 WIB hingga 07.00 WIB berkisar pada angka 60 poin, atau dalam kategori sedang.
"Alhamdulillah, ISPU di bawah 100," kata Kepala Bapedalda Batam Dendi Purnomo.
Bapedalda memperkirakan kualitas udara sepanjang Kamis akan relatif baik, dan ISPU berada pada level sedang karena pola angin konsisten seperti Rabu (7/10).
Namun, Dendi belum dapat memastikan kondisi itu masih akan bertahan hingga beberapa hari ke depan, mengingat kebakaran gambut masih terjadi di sejumlah daerah di Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan.
"Karena perkiraan teman-teman di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kebakaran gambut akan berlangsung dua pekan ke depan, sampai musim hujan turun di Sumatera dan Kalimantan," kata dia.
Dan kualitas udara Batam diperkirakan masih akan fluktuatif.
"Tergantung arah hujan dan arah angin," kata dia.
Dendi menyatakan dengan kualitas udara seperti itu, maka siswa Taman Kanak-kanak dan Pendidikan Anak Usia Dini bisa bersekolah kembali.
Kepala Dinas Pendidikan Muslim Bidin menyatakan jika kualitas membaik, maka siswa TK dan PAUD bisa kembali ke sekolah. Pihaknya pun sudah mengumumkan kepada kepala sekolah.
Namun, karena Dinas Pendidikan sudah mengumumkan siswa TK dan PAUD libur selama tiga hari, sejak tanggal 7 hingga 9 Oktober, maka proses belajar mengajar di sejumlah sekolah belum kembali aktif.
(ant)

