Ibu Hamil dan Balita Tewas Akibat Serangan Udara Israel di Gaza
Serangan udara Israel ke Jalur Gaza pada Minggu (11/10) menewaskan seorang wanita hamil dan putrinya yang berusia tiga tahun. Selain itu serangan tersebut juga meruntuhkan rumah yang dihuni wanita tersebut.
Rusia Today memberitakan, militer Israel mengatakan mereka sebenarnya mengincar dua lokasi senjata Hamas di Gaza. Israel juga mengungkapkan serangan ini merupakan upaya balas dendam atas dua lontaran roket ke wilayah mereka.
"Serangan roket itu menghancurkan juga rumah di sekitarnya. Sementara korban, saat kejadian sedang terlelap," ujar seorang saksi mata yang tak disebutkan namanya ini.
Tak hanya ibu dan anak tersebut yang jadi korban, ada seorang bocah lima tahun dan pria yang turut menjadi korban luka atas serangan itu.
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan roket yang berhasil diintersepsi tameng anti rudal Israel di kota Ahskelon. Israel menuduh Hamas telah melancarkan serangan itu.
Insiden ini menambah ketegangan setelah Palestina dan Israel terlibat pertumpahan darah selama 12 hari. Empat warga Israel dan 22 Palestina tewas terbunuh di Tepi Barat, Gaza dan beberapa kota Israel.
Hal ini memicu kekhawatiran gerakan perlawanan baru Palestina akan terjadi. Warga Palestina sendiri masih berang atas tindakan Israel di Masjid Al-Aqsa beberapa waktu silam.
(merdeka)

