Nilai Ekspor Singapura ke Kepri Terbesar
Badan Pusat Statistik mencatat pada September 2015, Singapura paling banyak mengekspor komoditas migas dan nonmigas ke Provinsi Kepulauan Riau dibandingkan negara-negara lainnya.
Kepala Seksi Statistik Niaga dan Jasa BPS Kepri, Purwo Astono, di Tanjungpinang, Jumat, mengatakan impor migas dan nonmigas Kepri yang berasal dari Singapura pada September 2015 mencapai 256,11 juta dolar Amerika Serikat.
"Sebanyak 39,83 persen komoditas impor Kepri berasal dari Singapura," ujarnya.
Dia menjelaskan, nilai impor dari Singapura pada saat itu mengalami penurunan sebesar 33,75 persen dibandingkan pada Agustus 2015.
Sedangkan negara-negara pemasok barang impor ke Kepri lainnya yang memiliki peranan cukup besar, seperti Tiongkok, Jepang dan Malaysia.
Tiongkok pada September 2015 mengekspor komoditas migas dan nonmigas sebesar 91,07 juta dolar AS, Jepang 71,50 juta dolar AS, dan Malaysia sebesar 40,56 juta dolar AS.
"Peranan produk migas dan nonmigas yang berasal dari Tiongkok sebesar 14,16 persen, Jepang 11,12 persen, dan Malaysia 6,31 persen," katanya lagi.
Purwo mengemukakan nilai impor Kepri pada September 2015 mencapai 643,09 juta dolar AS atau turun 2,23 persen dibandingkan pada Agustus 2015.
Impor migas 47,17 juta dolar AS, turun 50,63 persen, sedangkan nonmigas 595,92 juta dolar AS, turun 11,84 persen dibanding Agustus 2015.
"Selama September 2015 impor nonmigas terbesar yakni golongan barang mesin atau peralatan listrik sebesar 185,41 juta dolar AS atau 31,11 persen dari total impor nonmigas," ujarnya pula. (Antara)

