Golkar Didesak Gelar Munaslub

Diterbitkan oleh pada Selasa, 20 Oktober 2015 06:49 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 668 kali ditampilkan

Wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang telah meredup kini muncul kembali. Ketua tim 10 islah Golkar Yorrys Raweyai mengatakan, Partai Golkar harus menggelar Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) demi menyelamatkan partai berlambang beringin tersebut.


"Munaslub Partai Golkar adalah langkah bersama yang hendak menghapus masa lalu yang suram demi masa depan Partai Golkar yang lebih baik," kata Yorrys saat dihubungi, Senin (19/10). 

Yorrys mengatakan, Munaslub memang memiliki nomenklatur tersendiri dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar. 

Namun, jika melihat situasi internal kepartaian yang sedang berada dalam situasi tidak menentu, bukan tidak mungkin jalur tersebut menjadi pilihan logis dan rasional.

"Dapat dimaklumi jika langkah tersebut tentu saja akan menuai pertentangan dari berbagai pihak, khususnya kedua belah kubu yang selama ini berseteru. Namun, dengan berbagai upaya sosialisasi persamaan visi dan misi, kiranya munaslub bukanlah wacana yang tabu," katanya. 

Dia menegaskan, prakarsa Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) yang mempertemukan Kubu Agung Laksono dan Kubu Aburizal Bakrie (Ical) seharusnya menjadi langkah awal penyatuan dan perdamaian (islah). Kepentingan pilkada serentak telah menurunkan ketegangan politik yang sebelumnya mencapai titik didih yang memanaskan suasana kedua kubu.

Sedangkan, kata dia, kemunculan Tim Penjaringan Pilkada atau yang dikenal sebagai Tim 10 yang diwakili oleh lima orang dari dua kubu telah berhasil melakukan penjaringan kader yang akan dicalonkan oleh Partai Golkar. Hasilnya, 238 calon kontestan kepala daerah disepakati untuk diajukan dalam pilkada serentak Desember 2015.