Lingga Tak Pantas Alami Krisis Air

Diterbitkan oleh pada Kamis, 22 Oktober 2015 20:32 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 882 kali ditampilkan

LINGGA - Kamaruddin Ali, pemangku jabatan sementara ketua DPRD Kabupaten Lingga menyatakan, Lingga yang memiliki sumber mata air begitu melimpahnya, tidak pantas mengalami krisis air.

 

 

Sebab, kata Kamaruddin, Kamis (22/10) Kabupaten Lingga sejak 12 tahun menjadi daerah otonom, masih saja harus mengalami krisis air di tengah potensi air yang melimpah.

"Kita ini ibarat tikus mati di lumbung padi. Sumber air kita melimpah, tapi kita masih jumpai masalah krisis air di daerah kita," katanya

Menurutnya, selama 12 tahun berdiri sebagai daerah otonom, pemerintah daerah seharusnya dapat menghindari permasalahan kekeringan seperti yang terjadi saat ini. Didukung Potensi air yang cukup melimpah, tentu bukan hal yang sulit untuk menghindari bencana tahunan tersebut.

Dia mengatakan, beberapa tahun lalu, ia bersama anggota DPRD lainnya pernah memuat usulan pembangunan jaringan pipa saluran air, dari sumber air di desa Panggak Darat sampai ke ibukota Daik Lingga.

Usulan tersebut juga telah di sahkan dalam APBD tahun 2012 untuk dilaksanakan pembangunannya oleh dinas terkait saat itu. Namun, hingga akhir tahun anggaran kegiatan itu tidak teralisasi.

"Ini yang kita kesalkan. Seharusnya kekeringan ini tidak harus kita alami, kalau saja kegiatan yang kita usulkan dulu teralisasi. Tapi ya sudah 'lah, hal itu sudah lewat, kita jadikan pelajaran bersama," kata dia.

Untuk selanjutnya, diharapkan Kamarudin, pemerintah mampu menjadikan bencana itu sebagai pelajaran berharga, dan segera menyiasati langkah penanganannya kedepan.

Selain itu, pemerintah daerah sebagai pelayan bagi masyarakatnya, harus lebih memperharikan kesejahteraan masyarakat. Tidak menunggu masalah datang lebih dulu, baru dilakukan penanganan. Akan lebih baik jika ada antisipasi.