Alasan PT CSA Investasi Sawit di Lingga
LINGGA - PT Citra Sugi Aditia (CSA), semakin yakin dan serius untuk membangun perkebunan sawit di lahan seluas 12.000 hektare di wilayah Kecamatan Lingga Timur dan sebagian Lingga Utara, Kabupaten Lingga.
Keseriusan tersebut ditunjukkan setelah mendapat izin pelepasan kawasan (IPK) dari Menteri Kehutanan.
Tri Supritoyo (Toyo), pemilik perkebunan sawit PT Citra Sugi Aditia (CSA) menyebutkan, Kabupaten Lingga yang dilewati garis katulistiwa , sudah pasti subur tanahnya dan sangat layak bagi usaha pertanian.
"Tanah yang dilalui garis katulistiwa itu selalu lebih subur. Lihat saja tanaman, ternak dan hutan yang ada di Lingga, semua subur," kata dia.
Dia mengatakan, khusus untuk tanaman sawit, akan sangat baik jika ditanami di lahan tropis yang di lintasi katulistiwa. Karena wilayah yang di lintasi katulistiwa pastinya memiliki sinar dan suhu Matahari yang baik serta curah hujan yang cukup, sehingga tumbuhan atau hutan akan tumbuh dengan subur.
Selain itu, berdasarkan penerapan ilmu tentang geografis, daerah yang letaknya di 0 sampai 11 derjat ke utara dan selatan dari garis equator itu, memiliki hutan hujan tropis atau hutan yang hijau sepanjang tahun.
Karena alasan itu pula, yang membuat dirinya yakin dan sangat tertarik membangun usaha perkebunan sawit di pulau Lingga.
"Sudah 14 tahun saya mengurus izin pelepasan kawasan hutan ke Menhut, itu sebelum Lingga mekar jadi kabupaten sendiri. Baru tahun ini CSA mendapat izinnya," terang Toyo.
Sementara itu, terkait kekeringan yang terjadi di Lingga akhir-akhir ini, yang menjadi pemicu kekhawatiran masyarakat terhadap kebutuhan air kedepan, terlebih lagi dengan ditanami pohon sawit yang kebutuhan airnya cukup besar, Toyo juga menjelaskan cara mengakomodir kebutuhan masyarakat tersebut dengan memperbanyak sumber air kedepannya.
"Lingga ini airnya banyak. Hanya tidak terkelola dengan baik, sehingga terbuang begitu saja. Untuk itu kita akan bangun banyak sumber air kedepan, agar masyarakat tak lagi kesulitan air," kata dia.
Dia berharap, usaha perkebunan sawit itu dapat menguntungkan semua pihak, khususnya perusahaan dan masyarakat sekitar perkebunan tersebut.

