Meski Hujan Tiga hari, Lingga Masih Sulit Air

Diterbitkan oleh pada Senin, 2 November 2015 06:20 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 1.236 kali ditampilkan

LINGGA - Hujan yang sempat membasahi bumi Ibukota Kabupaten Lingga tiga hari terakhir, belum mampu mengatasi kebutuhan air masyarakat setempat. Sehingga pendistribusian air secara bergilir oleh PDAM Lingga, dirasa masih akan terus berlanjut sampai penghujung musim kemarau.


Hidayat, Kepala PDAM Daik Lingga, yang dihubungi dari Lingga, Sabtu mengatakan, meski terjadi hujan sejak tiga hari terakhir, belum berpengaruh banyak terhadap debit air di beberapa imtek milik PDAM.

 

"Belum berpegaruh banyak. Hanya sedikit saja yang masuk ke imtek kita," kata dia.

 

Dia mengatakan, sistem pendistribusian air secara bergilir oleh PDAM Lingga, dirasa masih akan terus berlanjut hingga berakhir musim kemarau atau ada kemungkinan terjadi hujan deras selama dua hari kedepan.

 

"Kalau ada hujan seperti hari Jum'at (30/10) kemarin, dalam dua hari kedepan, debit air PDAM bisa kembali penuh dan kita bisa mendistribusikan air secara normal," terangnya.

 

Sementara itu, dipastikan Hidayat, pihaknya masih tetap bertahan dengan sistem pendistribusian secara bergilir dengan mengandalkan sember air cadangan di bukit cengkeh dan sember tambahan di lubuk emas.

 

"Bukit Cengkeh masih jadi andalan sumber air PDAM untuk dialirkan. Sumber baru di Lubuk Emas juga telah kita aktifkan sejak seminggu terakhir. Ini cukup membantu kebutuhan masyarakat," kata dia.

 

Sumber air cadangan Lubuk Emas dengan sistem pompa yang pengoperasiannya sempat terkendala karena belum terpasang pipa penghubung sejauh 300 meter, seminggu terakhir sudah bisa dioperasikan PDAM.

 

"PDAM telah mengkoneksikan pipa baru dari pompa air lubuk emas ke jaringan pipa PDAM terdekat, di depan kantor PU itu. Untuk sementara ini cukup membantu lah," terangnya.

 

Dia berharap musim kemarau segera berganti, dan pendistribusian air kepada pelanggan bisa kembali normal sepenuhnya.