Nelayan Lingga Dihimbau Bentuk Komunitas Nelayan

Diterbitkan oleh pada Rabu, 4 November 2015 10:55 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 760 kali ditampilkan

LINGGA - Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menghimbau nelayan untuk membentuk kelompok atau komunitas nelayan, agar pemerintah mudah membina dan membantu nelayan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarganya.


"Kita mengimbau kepada para nelayan bekerja kelompok atau bentuklah komunitas nelayan. Banyak hal yang akan memudahkan nelayan itu sendiri kedepan," kata Abang Muzni, Kepala DKP Lingga, Selasa (3/11).

 

Abang Muzni, menjelaskan untuk membina nelayan yang tidak tergabung dalam kelompok ini cukup sulit, apalagi adanya aturan dalam penyaluran bantuan dan pembinaan harus dilakukan ke nelayan yang tergabung dalam kelompok.

 

Menurutnya, para nelayan akan lebih mudah terakomodir kebutuhannya dengan berkelompok. Bahkan bantuan pemerintah untuk membantu kebutuhan nelayan, juga lebih tepat sasaran.

 

Sejauh ini, ia menilai, para nelayan khususnya yang ada di Kabupaten Lingga, belum terbiasa bekerja dengan pola kelompok dan lebih memilih kerja sendiri tanpa dicampuri pihak lain.

 

"Kami kurang tahu pasti, kenapa nelayan daerah ini enggan untuk membentuk suatu kelompok, padahal tergabung dalam suatu kelompok akan memudahkan mereka dalam meningkatkan usaha tangkap ikannya," ujarnya.

 

Sementara itu, sejumlah program bantuan dari pemerintah kepada nelayan, lebih banyak mengarah kepada kelompok.

 

Dijelaskan Abang Muzny, alasan pemerintah mengarahkan bantuan kepada kelompok, karena kelompok tentu lebih mampu memilah anggotanya yang membutuhkan bantuan.

 

"Bantuan pemerintah tentu lebih tepat sasaran," tuturnya.

 

Selain itu, masih banyak keuntungan lain yang didapat dengan kelompok nelayan. Salah satu contohnya, ketika nelayan mengalami masalah atau kebutuhan mendesak, kelompok akan bisa membantu memecahkan masalahnya.

 

"Misalnya ketika nelayan mengalami masalah, kelompok akan membantu memecahkan masalahnya bersama-sama. Lebih baik lagi apabila, kelompok mampu membentuk koprasi simpan pinjam anggota," kata dia.

 

Dilanjutkannya lagi, sistem kelompok nelayan itu akan terus berkembang dan memberi keuntungan banyak hal kedepannya.

 

"Yang pasti fungsinya  untuk menunjang perekonomian individu dalam tiap kelompok itu sendiri," kata dia.

 

Selama ini, tambahnya, pemerintah daerah  sudah berusaha membesarkan pola kelompok nelayan, dengan menunjuk beberapa orang penyuluh perikanan untuk membantu kelompok-kelompok nelayan lebih maju dan berkembang.

 

"Kita sudah bentuk tim penyuluh dan telah berjalan, namun karena anggaran yang tidak memadai di tahun ini, terpaksa kita rumahkan. Tim penyuluh ini, gunanya untuk membina kelompok," kata dia.

 

Namun, terlepas dari usaha pemerintah, kata dia, keberhasilan pola tersebut kembali kepada nelayan itu sendiri.

 

"Semakin banyak kelompok nelayan aktif, maka kita juga akan lebih mampu menyerap bantuan  dari pusat," tutupnya.