Penutupan Bandara Internasional Bali Diperpanjang

Diterbitkan oleh pada Ahad, 8 November 2015 16:38 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 990 kali ditampilkan

Kepala Stasiun BMKG Bandar Udara Selaparang-Bandara Internasional Lombok Catur Winarti menyatakan pergerakan abu vulkanis erupsi Gunung Barujari berdasarkan citra satelit mengarah barat daya Pulau Lombok.

 

"Ini yang terpantau berdasarkan citra satelit cuaca Himawari, abu vulkanis dari Gunung masih jatuh di berapa wilayah di Pulau Lombok, termasuk di Bandara Internasional Lombok (BIL)," kata Catur Winarti di Mataram, Minggu (8/11/2015).

 

Ia menjelaskan, sebelum mengarah barat daya, debu abu vulkanis erupsi anak Gunung Rinjani itu, sempat terpantau berubah-ubah. Akibatnya, sejumlah bandara di NTB masih di tutup.

 

Kepala Seksi Urusan Umum dan Humas PT AP I BIL I Gede Asmadi mengatakan penutupan BIL diperpanjang dari Minggu (8/11) pukul 08.00 WITA hingga Senin (9/11) pukul 08.45 WITA. "Penutupan ini karena areal bandara masih tertutupi debu abu vulkanis Gunung Barujari," ujarnya.

 

Menurut dia, perpanjangan penutupan ini juga bersamaan dengan di tutupnya aktivitas di Bandar Udara Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Sebelumnya, akibat abu vulkanis erupsi Gunung Baru Jari, Anak Gunung Rinjani, operasional bandara harus dihentikan. Tidak hanya itu aktivitas penerbangan juga harus dibatalkan.


(okz)