PM Malaysia Minta Perselisihan Laut Cina Selatan Diselesaikan Secara Damai

Diterbitkan oleh pada Senin, 23 November 2015 06:23 WIB dengan kategori Liputan Khusus dan sudah 975 kali ditampilkan

Konflik Laut China Selatan belum dapat diselesaikan hingga saat ini. Negara yang mengakui Laut China Selatan kerapkali bersitegang guna ingin menguasai Laut China Selatan.

 

Sementara dalam KTT ASEAN yang digelar di Malaysia menyinggung Laut China Selatan. Bahkan Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyatakan negara mana saja harus menghentikan membangun pulau buatan dan memiliterisasi klaimnya di Laut Tiongkok Selatan.

 

"Demi stabilitas kawasan, para pengklaim harus menghentikan reklamasi, pembangunan dan militerisasi di wilayah-wilayah disengketakan (di Laut China Selatan)," kata Obama pada pertemuan AS dan 10 negara ASEAN.

 

Sementara negara-negara ASEAN bersatu menanggapi konflik Laut China Selatan. 

 

Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Razak minta perselisihan Laut China Selatan harus diselesaikan secara damai. Bahkan semua pihak bisa mengendalikan diri terhadap konflik Laut China Selatan.

 

"Kita memberi penekanan terhadap pentingnya menyelesaikan sengketa secara damai, sesuai dengan hukum internasional, termasuk UNCLOS (Konvensi PBB Tentang Hukum Laut)," kata Najib dalam KTT ASEAN seperti dikutip themalaysianinsider.com, Sabtu (21/11).

 

Najib juga meminta semua negara ASEAN memelihara perdamaian, keamanan dan stabilitas di Laut China Selatan. Konflik Laut Cina Selatan perebutan negara yaitu Cina, Vietnam, Filipina, Malaysia, Taiwan dan Brunei.

 

Sementara China sedang membangun pangkalan militer yang sudah mencapai kemajuan di wilayah sengketa tersebut. 

 

Dalam perkembangan lain, Najib juga ingin negara-negara Asia Tenggara untuk bekerjasama dalam menemukan solusi menyelesaikan berbagai masalah.


(merdeka)