Dijaga 444 Aparat, Debat Calon Gubernur Kepri Ricuh

Diterbitkan oleh pada Rabu, 25 November 2015 05:59 WIB dengan kategori Kepri Terkini dan sudah 1.268 kali ditampilkan

Keributan mewarnai debat calon Gubernur dan wakil Gubernur Kepulauan Kepulauan Riau yang dilaksanakan di Hotel Pasific, Batam (24/11/2015).

 

Kejadian bermula saat pendukung pasangan calon nomor urut 2, Soeryo Ansar keberatan atas tindakan pendukung Sani Nurdin yang dianggap melanggar aturan. Pendukung Sanur membawa alat peraga kampanye yang sudah jelas-jelas dilarang.

Massa pasangan SAH yang tidak terima mengejar dan meminta aparat keamanan untuk menangkap pendukung Sanur tersebut."tangkaap dia, itu melanggar aturan. kenapa kok bisa alat peraga" ujar salah seorang pendukung SAH.

para pendukung sah juga mempertanyakan lolosnya alat peraga kampanye saat debat kandidat tersebut "kami bingung kok bisa lolos. jangan-jangan sengaja mancing emosi kita" ujar pendukung SAH

Beruntung kericuhan menjelang akhir debat tersebut bisa segera diredam oleh aparat. Dan kericuhan tidak terjadi di luar hotel dimana masa kedua pendukung lebih banyak disana menyaksikan dari layar infocus. Hal ini karena panitia debat membatasi jumlah pendukung masing-masing calon yang bisa masuk kedalam ruang debat.

Kepolisian sendiri telah mengerahkan 444 personil untuk mengamankan jalanya debat kandidat ini. aparat keamanan dari polda kepri dibagi ke dalam dan luar ruang debat. Meski diwarnai ketegangan debat tetap berlangsung seru dan tanpa keributan yang berarti.