Pilkada Batam, Pasangan RAMAH Ajak Pendukungnya Tolak Politik Uang
BATAM - Pasangan Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Batam nomor urut 1, Muhammad Rudi-Amsakar Achmad (Ramah) meminta pendukungnya untuk mengantisipasi politik uang yang biasa terjadi saat mendekati hari pelaksanaan Pilkada.
"Saat seperti ini banyak serangan, serangan fajar, serangan subuh, serangan Magrib, hati-hati," kata calon wali kota Muhammad Rudi dalam orasi Kampanye Akbar di Batam, Sabtu.
Ia mengingatkan pendukungnya agar tidak terpengaruh dengan politik uang dan tetap setia pada pilihannya.
"Terima saja uangnya, tapi tetap pilih nomor 1," ajak Rudi.
Hal serupa dikatakan calon wakil wali kota Amsakar Achmad yang meminta pendukungnya tetap setia, meskipun sudah menerima uang politik.
"Kalau ada serangan, uangnya ambil saja," kata dia.
Lebih lanjut, Amsakar Achmad dalam orasinya mengatakan memiliki visi misi yang lebih membumi, program-program yang lebih terasa mensejahterakan masyarakat.
"Kami menawarkan persoalan yang membumi, memandang lebih penting drainase ketimbang pelabuhan internasional, sembako dibanding MRT," kata dia.
Di tempat yang sama, Ketua Tim Pemenangan Pasangan Ramah, Iman Setiawan mengajak warga tidak menggadaikan diri dengan politik uang.
"Akan ada upaya untuk membeli suara. Namun jangan tergoda. Uang untuk beli suara belum tentu dari sumber yang baik dan legal," kata dia. (ANT)

