Kapal Bocor, 10 Ton Karung Beras Terendam Air Laut
KARIMUN - Sebanyak 10 ton karung beras merek jeruk terendam air laut. Hal ini disebabkan kapal KM Baita Pelita Samudra mengalami kebocoran.
Belum dapat dipastika keboocoran kapal tersebut lambung belah mana kapal tersebut. Saat ini beberapa ton beras yang kini sudah basah dan keadaannya membusuk dan berbau tak sedap.
Pemilik gudang CV. Indorika Anak mengatakan pihak kapal meminta pihaknya untuk membantu memindahkan sebagian beras yang terendam tersebut ke gudangnya. Kondisi beras yang basah semuanya membusuk dan berbau.
"Kita diminta sama pihak kapal untuk bantu pindahkan sementara beras-beras yang rusak ini. Pemindahan ini agar pihak kapal bisa cepat perbaiki kapal tersebut," ujar Anak.
Lebih lanjut Anak mengungkapkan kapal yang saat ini mengalami bocor tersebut mengangkut lebih kurang sekitar 90 ton beras miliknya. Namun saat ini pihaknya belum bisa memastikan berapa banyak beras yang rusak akibat bocor kapal tersebut.
"Kita belum menghitung semua beras rusak akibat bocor kapal. Namun saat ini digudang kami masih tersedia kurang lebih hampir 3000 ton beras," ujarnya.
Untuk penyimpanan beras yang rusak dan bau tersebut yang disimpan digudangnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan RT RW setempat dan para warga yang tinggal disekitar lokasi gudang. Ia pun telah meminta maaf kepada warga yang terganggu dengan bau busuk yang menyengat hidung tersebut.

