Program PKH Masih Andalan Dinsosnakertrans Lingga
LINGGA - Program Keluarga Harapan (PKH) yang cukup berhasil dan telah mengantarkan nama Pemerintah Kabupaten Lingga meraih prestasi di tingkat nasional dua tahun berturut-turut. Masih menjadi program andalan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) sebagai salah satu program prioritas di tahun 2016.
Seperti yang di katakan Muslim, Kadinsosnakertrans Lingga kepada Terkininews, beberapa waktu lalu, bahwa program PKH tersebut merupakan salah satu prioritasnya. Dia menilai, program di bidang sosial itu menyentuh langsung kepada masyarakat Lingga, bahkan sampai ke lapisan bawah.
"Kita masih jadikan PKH sebagai prioritas di tahun 2016," kata dia.
Dia menjelaskan, pada tahun 2014 dan 2015, Pemkab telah berhasil meraih penghargaan PKH Award dari Kementrian Sosial. Lingga memenangi nominasi perhatian pemerintah terhadap sharing APBD tertinggi untuk kabupaten dan kota se Indonesia.
Pengahargaan itu tak lepas dari usaha dan perhatian segenap instansi sektoral di Kabupaten Lingga. Khususnya Bupati dan DPRD yang telah menganggarkan dana yang cukup besar untuk program sosial itu.
Penghargaan yang diterima tersebut, dikatakan oleh Muslim tak lepas dari komitmen Bupati Daria, dan DPRD Lingga dengan memberikan dana sharing untuk mendukung Program Keluarga Harapan yang cukup besar, sehingga program ini dapat berjalan dengan maksimal.
"Kita berharap tahun 2016 nanti kita mendapat prestasi kembali seperti tahun-tahun sebelumnya," ungkapnya.
Sementara itu, untuk program lainnya, lanjut Muslim, Dinsos juga kembali mengusulkan program akomodasi penderita sakit jiwa. "Tahun ini sempat terkendala devisit anggaran, kita harap tahun berikutnya kita dapat anggaran kembali," tuturnya.
Untuk bidang ketenaga kerjaan,dia mengatakan, pihaknya tetap mengalokasikan sejimlah anggaran untuk dewan pengupahan. "Ini tetap menjadi anggaran rutin kita," kata Muslim.
Semntara untuk program RTLH, pihaknya masih akan menunggu keputusan dari Gubernur terpilih periode 2016-2021. Program itu hanya akan dilanjutkan apabila MOU-nya telah di tandatangani Gubernur.
"Program 5 tahun RTLH telah selesai. Kita tunggu saja keputusan Gubernur terpilih periode mendatang, baru kita bisa melanjutkan" tutupnya.

