DKP Lingga Serahkan Bantuan 10 Unit Perahu Fiber Kepada Kelompok Nelayan Besar

Diterbitkan oleh pada Rabu, 16 Desember 2015 06:44 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 1.378 kali ditampilkan

LINGGA - Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) serahkan bantuan sarana tangkap nelayan sebanyak 10 unit perahu fiber berkapasitas 5 GT, kepada kelompok nelayan besar (KUB) di 9 Desa/kelurahan di Kabupaten Lingga.

 

"bantuan sarana tangkap yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Lingga untuk tahun 2015 kali ini, kita peruntukkan bagi kelompok nelayan besar, atau kelompok nelayan yang dinilai aktif secara administrasi dan produksinya," kata Febrizal Taupik, Kasi Penangkapan di DKP Lingga, Selasa (15/12).

 

Febrizal mengatakan, dengan adanya bantuan tersebut diharapkan mampu untuk meningkatkan hasil tangkapan para nelayan. "kita mau bantuan ini efektif untuk meningkatkan hasil tangkap para nelayan tersebut," tuturnya.

 

Adapun sejumlah KUB yang menerima bantuan 10 unit perahu nelayan yakni, KUB Desa Suakbuaya, Desa Posek, Desa Blungkur , Desa Rejai, Desa Benan, Desa Kudung, Desa Selayar, Desa Kentar serta 2 unit lainnya untuk 2 KUB di Kelurahan Dabo Lama.

 

Dia melanjutkan, perahu bantuan yang diserahkan kepada tiap KUB, dalam kondisi baik, sesuai dengan speknya. Perahu juga di lengkapi dengan alat tangkap.

"Untuk masa pemiliharaan perahu, selama 6 bulan," katanya lagi.

 

Menurut hematnya, kerja pihak kontraktor pengadaan perahu bantuan nelayan patut di Apresiasi. Karena, bukan hanya produk yang dibuatnya cukup baik dan memuaskan, terlebih lagi kerja pihak ketiga itu, cukup cepat.

 

"Kita sudah terima hasilnya pada tanggal 18 November lalu. Padahal masa kontraknya berakhir tanggal 25 November. Ini patut kita apresiasi," terangnya.

 

Sejauh ini, lanjut Taupik, sejumlah kelompok yang telah menerima bantuan dan telah memulai operasi, menunjukkan progres cukup baik dari hasil tangkapannya. Seperti di Desa Rejai, tangkapan perdana nelayan dengan kapal bantuan itu mencapai 100 kg. Sedangkan di Desa Teluk, meningkat cukup drastis sebanyak 500 kg.

 

Harapan Taupik, degan diserahkannya bantuan sarana tangkap kepada KUB tersebut, akan membantu para nelayan meningkatkan taraf hidupnya, serta dapat memicu masyarakat di sekitarnya untuk membentuk kelompok-kelompok nelayan baru.

 

"Kita sangat berharap akan terjadi peningkatan taraf hidup bagi para nelayan yang mendapatkan bantuan ini. Keberhasilan mereka memicu masyarakat lainnya untuk ikut membangun kelompok," tuturnya.

 

Dia juga mengimbau kepada masyarakat nelayan di Kabupaten Lingga, untuk mueningkatkan kerja berkelompok, serta membentuk KUB sebanyak-banyaknya. Dengan sistem kerja kelompok, nelayan akan lebih terbantu dan pihak DKP Lingga akan mebih mudah mengarahkan bantuan-bantuan dari pemerintah.

 

"Saat ini kelompok nelayan aktif tidak banyak. Kita mengimbau para nelayan, bentuklah KUB. Pemerintah daerah akan lebih mudah mengarahkan bantuan," tutupnya.