Disbudpar Lingga Tonjolkan Sisi Budaya Lokal, Isi Event Sail Karimata 2016.
LINGGA - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lingga, akan lebih menonjolkan sisi keanekaragaman budaya lokal dalam mengisi Event Sail Karimata, pada Oktober 2016 mendatang.
"Kita akan utamakan sisi kebudayaannya untuk mengisi tiga titik labuh Sail Karimata, Oktober mendatang. Mengingat Lingga sebagai bunda tanah melayu yang kaya akan ragam budayanya, sangat baik apabila keaneka ragaman itu dapat di promosikan kepada Dunia di ajang besar seperti Sail Karimata ini. ," kata Kadis Disbudpar, H Asward.
Kabupaten Lingga, dikatakan Asward, cukup diuntungkan dengan keberadaan tiga titik labuh jangkar Sail Karimata yakni, Penuba, Tanjung Kelit, dan Benan.
"Yang jelas, tiga titik labuh ini akan kita isi dengan kebudayaannya," ungkapnya.
Untuk persiapan fasilitas secara khusus, dijelaskan Asward, pihaknya tidak berencana menyiapkannya bagi para peserta. Pemerintah hanya menyediakan pelayanan dasar saja di tiga titik labuh tersebut.
"Mereka datang tidak di fasilitasi, merekapun tidak mau," terangnya.
Pihaknya, menurut Asward, lebih mengarahkan kepada konsep kearifan lokal masyarakat melayu Lingga. Hal itu akan lebih menarik bagi peserta sail, karena akan dapat membaur dan berinteraksi langsung bersama masyarakatnya.
Dengan cara seperti itu, masyarakat setempat akan menikmati dampak positif dari penyelenggaraan iven itu, salah satunya dengan menyajikan produk-produk lokal seperti souvenir, kuliner khas daerah dan sebagainya, kepada peserta sail.
"Mereka akan membelinya langsung ke masyarakat, jadi ada dampak positifnya bagi masyarakat yang tinggal di tiga titik labuh tersebut," tuturnya.
Dia sangat berharap degan diselenggarakannya iven nasional itu, dapat menumbuh kembangkan perekonomian masyarakat setempat.
"Kita harapkan iven ini dapat menumbuh kembangkan ekonomi masyarakat," tutupnya.

