GURU dan LIBURAN

Diterbitkan oleh pada Ahad, 20 Desember 2015 11:05 WIB dengan kategori Opini dan sudah 1.172 kali ditampilkan


 

Tulisan saya tentang sikap orang tua dalam pembagian raport anaknya cukup mendapat sambutan hangat dari rekan rekan. Agar lebih adil perlu kiranya saya hadirkan tulisan sikap guru dalam menghadapi liburan. Guru juga manusia butuh hiburan dan refresing, sikap mereka kerap menjadi sorotan karena output kinerjanya bukan hanya aspek kognisi siswa tapi juga sikap dan kepribadian siswa jadi tuntutannya. Belum lagi masalah yang begitu beragam yg kerap di temui tiap hari, ada guru yang sukses dalam menyelesaikan masalah siswa namun ada juga guru yang stress dalam menghadapi masalah siswa.


Di lingkungan sekolah kami guru guru mempunyai hoby yang berbeda beda, ada yang hobinya bermusik, biasanya mereka menyalurkan hobinya di sela waktu libur unk ngeband bersama. Yang hobinya menulis, memanfaatkan waktu senggangnya unk menulis artikel atau yang lainnya sedangkannyang hobi nya memancing sudah pasti obrolannya seputar strike, umpan umpan yang bagus dan tempat2 yang banyak ikannya. Ada satu lagi hobi guru, yaitu suka pekik Takbir, apapun kondisinya selalu takbir, mungkin unk merasakan kehadiran Allah yang Maha Besar, pekik takbirnya bisa lebih menggema di Jum'at pagi.


Dalam mengisi liburan sudah pasti sepakat pasti akan mengisinya dengan bahagia. Ada beberapa sikap guru dalam menghadapi liburan.


Pertama, guru yang sangat bahagia  tak terkira karena dengan datangnya liburan terbebas dari jerat administrasi, bebas dari tekanan pimpinan, dan pantauan cctv saat ngajar, waktu pulang adalah waktu yang sangat di nanti hari Senin adalah hari yang sangat berat sedangkannl hari Jum'at harinyg paling dinanti. Liburan baginya sesuatu yang sangat dinanti, setiap hari benar benar diperhitungkan dan berharap saat memasuki liburan hari hari berjalan lambat agar liburannya awet.


Kedua, guru yang memanfatkan liburan untuk memuaskan hobi nya, hari hari dilaluinya dengan menikmati hobi dan kegemarannya. Setiap hari adalah kebahagiaan dan kegembiraan karena hobinya terpuaskan.


Ketiga, guru yang senantiasa ingat dan perhatian terhadap anak didiknya, walaupun liburan tetap saja hati dan pikirannya bertaut dngan anak didiknya. Sy jadi ingat kawan saya saat dia tidur pun, dia ngigau ngajar. Biasanya guru seperti ini walau liburan menggunakan waktu liburnya unk kepentingan mengajar, mencari dan menggali sumber unk pembelajaran. Pertemuan dengan anak didiknya selalu dinanti. Waktu berharap berjalan cepat agar bisa berjumpa dengan siswa. 


Semoga saja kita bisa menjadi bagian dari guru yang ketiga.