Terjerat Sejumlah Kasus Pelecehan Seksual, Wakil Perdana Menteri Israel Mengundurkan Diri

Diterbitkan oleh pada Senin, 21 Desember 2015 10:12 WIB dengan kategori Liputan Khusus dan sudah 1.105 kali ditampilkan

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Dalam Negeri Israel, Silvan Shalom Ahad malam waktu setempat (20/12) mengumumkan pengunduran dirinya dan pensiun dari kehidupan politik, setelah ia terjerat dengan kasus pelecehan seksual yang dilakukannya dengan sejumlah perempuan selama karirnya.

 

 

 

Dalam pernyataannya, Shalom mengatakan  bahwa "pada situasi seperti ini saya memutuskan mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai menteri dan sebagai anggota di parlemen," sementara itu Jaksa Agung Israel memerintahkan polisi untuk menyelidiki terkait tuduhan yang diberitakan oleh media terhadap menteri yang mengundurkan diri (Shalom).

 

 

 

Para pengamat melihat bahwa keputusan Shalom mengundurkan diri tidak mempengaruhi stabilitas pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

 

 

 

Shalom –yang merupakan seorang politikus dari partai Likud garis kanan- sebelumnya memegang jabatan sebagai menteri luar negeri.

 

 

 

Media Israel selama beberapa hari terakhir memberitakan bahwa sejumlah perempuan mengajukan laporan (keluhan) yang menyatakan bahwa Shalom telah melakukan tindakan pelecehan seksual kepada mereka, meskipun penyelidikan terkait masalah ini tidak dibuka.

 

 

Stasiun TV resmi Parlemen Israel  mengatakan bahwa Shalom telah mengumumkan niatnya untuk mengundurkan diri dan pensiun dari kehidupan politik, hal tersebut ditempuh Shalom karena kekhawatirannya kejadian-kejadian terakhir berdampak pada anggota keluarganya.