Air Laut Pasang, Kampung Gelam Tenggelam

Diterbitkan oleh pada Senin, 28 Desember 2015 19:58 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 1.441 kali ditampilkan

LINGGA - Wilayah Kampung Tua Gelam, Kelurahan Daik, Kabupaten Lingga tenggelam akibat volume pasang air laut yang tinggi, sehingga menyebabkan halaman rumah puluhan warga yang tinggal di tepian sungai Daik di genangi air setinggi lutut orang dewasa setiap akhir tahun atau dibulan Desember, Senin (28/12).


Pantauan dilapangan, air pasang mulai terjadi pada pagi hari. Akses jalan ke rumah-rumah warga yang hanya timbunan tanah terendam sehingga menyulitkan kendaraan warga untuk melintas. Untungnya, rumah-rumah warga dibangun panggung, sehingga air pasang tidak naik kerumah warga Gelam.

 

"Setiap air laut pasang besar, akhir tahun memang macam gini karena masuk musim utara. Air naik. Jalan ke sini, belum di semenisasi, hanya ditimbun tanah oleh warga," tutur Lis, salah seorang warga Gelam.

 

Hal ini dituturkan Lis, membuat warga kesulitan melintas jalan untuk pergi bekerja dan beraktifitas. Selain itu, dituturkan Lis, air pasang yang merendam jalan timbunan tanah warga juga membuat sulit warga saat ada musibah kematian. Warga harus mengarungi air untuk memikul peti jenazah.

 

"Setiap tahun memang seperti ini. Warga yang punya kendaraan tak bisa melintas. Apalagi seperti sekarang, ada warga yang meninggal," tutunya.

 

Sebagai salah satu kampung tua, dimana saat itu Daik menjadi pusat kesultanan Lingga-Riau, kampung Gelam belum mendapat sentuhan pembangunan yang layak hingga saat ini. Meskipun lokasinya berada ditengah-tengah kota, namun puluhan rumah warga belum miliki akses jalan yang layak.