Bisnis Jual Beli Besi Tua Menggoda di Tanjungpinang
TANJUNGPINANG - Barang bekas identik dengan sampah. Namun siapa sangka barang bekas bisa mendatangkan potensi bisnis cukup menggiurkan. Bisnis barang bekas atau rongsokan di KM 08 atas Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri menyerap beberapa karyawan dan beromset jutaan rupiah, jelas menjadi suatu keuntungan yang lumayan untuk menghidupi keluarga, Senin (28/12/2015).
Menurut Rudi pemilik penampungan tersebut, ‘’bisnis besi tua dan barang bekas pada awalnya dianggap bisnis yang memalukan, banyak orang yang gengsi menerjuninya’’singkatnya. Namun baginya, peluang itu justru ditangkap dengan baik, rongsokan besi tua apa saja diterimanya mulai dari pagar yang sudah rusak, kawat, lempengan pelat baja, besi bekas bangunan, sampai kendaraan bekas. Ada juga tembaga, alumuniun, kuningan dan timah.
Meski yang digelutinya adalah bisnis besi tua alias rongsokan, namun risiko ruginya sangat tinggi. Karena ia harus bisa bisa memperkirakan dengan tepat beberapa nilai barang tersebut. Bila penilaiannya atau taksirannya tepat, bisa mereguk keuntungan besar. Tetapi sebaliknya, jika perkiraannya salah, ya langsung buntung atau rugi besar.

