Desa di Tiga Kecamatan Kabupaten Lingga Terendam Banjir.

Diterbitkan oleh pada Rabu, 30 Desember 2015 15:14 WIB dengan kategori Kepri Terkini dan sudah 1.586 kali ditampilkan

LINGGA - Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air sungai meluap sehingga merendam ratusan rumah di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lingga, Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun sejumlah warga terpaksa harus diungsikan ke tempat yang lebih aman, Rabu (30/12).

 

 

Seperti pantauan media ini dilapangan, banjir terjadi di Kecamatan Lingga yakni di kampung Gelam, Melukap, desa Panggak Laut, dan desa Nerekeh. Sementara di Kecamatan Lingga Timur banjir terjadi menenggelami desa Bukit Langkap dan desa Sungai Besar di Kecamatan Lingga Utara.

 

Selain hujan deras, banjir diduga akibat musim utara dengan pasang air laut yang besar sehingga halaman warga yang tinggal dan berada di tepian sungai terendam banjir.

 

Banjir terparah, terjadi di desa Sungai Besar dengan volume air mencapai 1 meter. Tidak hanya di perkarangan rumah warga yang terendam, namun jalan lintas penghubung kecamatan Lingga Utara dan kecamatan Lingga terputus hingga 200 meter. Air di badan jalan naik setinggi paha orang dewasa.

 

"Air banjirnya cukup dalam. Mungkin karena hujan deras dan air laut pasang," tutur Nondo salah seorang pengendara yang hendak melintas jalan tanah yang baru dilakukan tahap pengerasan tersebut.

 

Selain itu, di desa Panggak Laut yang letaknya tak jauh dari pesisir sebelah selatan pulau Lingga, air pasang laut besar yang naik sejak pagi, di tambah hujan deras yang terjadi hingga berjam-jam membuat Puskesmas Pembantu (Postu) terendam. Hal ini membuat petugas puskesmas yang ditempatkan di desa Panggak Darat terpaksa mengungsi ke rumah warga.

 

"Airnya naik kemarin datang perlahan, belum surut sampai sekarang. Didalam rumah naik air. Jadi malam terpaksa menginap ke rumah warga," ungkap petugas Postu yang enggan namanya di korankan.

 

Sementara di desa Nerekeh, yang juga berada ditepian laut merendam perkarangan rumah warga. Selain air pasang, pembangunan jalan aspal yang menimbun lahan perkebunan sagu warga tidak memiliki gorong-gorong dan drinase yang memadai. Sehingga saat musim penghujan, air tidak bisa lepas ke laut.

Dugaan serupa juga yang membuat desa Sungai Besar terendam cukup parah. Jalan timbun yang masih dalam tahap pengerasan tersebut belum memiliki drinase dan gorong-gorong yang memadai. Sehingga air resapan Gunung Sepincan di sebelah Utara ini, tidak bisa keluar ke laut dan memenuhi perkarangan warga.