Longsor Timbun Rumah di Tanjungpiayu

Diterbitkan oleh pada Ahad, 3 Januari 2016 16:57 WIB dengan kategori Kepri Terkini dan sudah 1.343 kali ditampilkan

BATAM - Hujan deras telah mengguyur kota Batam sejak tanggal 31 Desember lalu atau saat malam tahun baru hingga tadi malam. Hal ini membuat terjadinya banjir dibeberapa lokasi di Batam serta terjadinya lonsor.

 

Kejadian lonsor tersebut pada Minggu (3/1) sekitar pukul 07.00 wib. Longsor ini mengejutkan warga Perumahan Nusa Indah, RT01/RW22. Akibatnya, enam rumah warga rusak dan 15 rumah terancam ambruk dari longsor susulan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Padahal jalan yang berada di daerah Bukit Kemuning tersebut, jalannya baru saja selesai di-cor dan diaspal menjadi terputus karena tanah yang menyangganya longsor.

Saksi mata Suryanti (33) mengatakan, saat longsor turun dirinya sedang membuka jendela rumahnya. Iya mendengar gemuruh seperti ada yang jatuh dari atas bukit. Ketika mengetahui tanah longsor, Suryati langsung menyelamatkan tiga anaknya yang sedang tidur. Dia mengaku tidak sempat mengelurkan barang-barangnya. Selang beberapa menit, tanah sudah masuk ke dalam rumahnya.

"Saya buka jendela di kamar. Saya dengar gemuruh tapi pelan-pelan sekali, kayak suara tebang pohon gitu. Saya pun coba melihat ternyata tanah longsor. Jadi langsung selamatkan anak saya, saya tarik-tarik keluar. Tidak sempat ngapa-ngapain," kata Suryanti.

Suryanti yang saat itu tinggal bersama ketiga anaknya sedangkan pada saat kejadian suaminya sedang pergi bekerja. Suryanti yang sudah tujuh tahun tinggal di dearah tersebut, baru kali ini diterjang longsor.

"Saya berharap kepada pemerintaha agar memperhatikan masyarakat yang tinggal di daerah tersebut. Dan juga dapat segera membantu para korban lonsor didaerahnya," ungkar Suryanti.