Mantan Pejabat Kepolisian Kepri Tinggalkan Kasus Besar yang Belum Selesai.
Arman Depari akan Brigjen Pol sambudi Gusdian, waka Korlantas Polri sementara itu Asep Safrudin akan digantikan Kombes Pol Helmi Santika, Kasubdit 1 Diittipideksus Bareskrim Polri.
Kepergian kedua petinggi kepolisian lingkungan Kepri tersebut bukannya tidak meninggalkan apa-apa. Diketahui ada 3 kasus besar yang hingga saat ini belum bisa dipecahkan. 3 kasus pembunuhan gadis belia yang terjadi kurang dari 3 bulan.
Kasus yang pertama adalah anggi (18) gadis bernama lengkap Dwi Wana Juli Anggi ditemukan tewas pada tanggal 24 juni 2015 di hutan bukit dangas sekupang dengan keadaan nyaris telanjang dan leher tergorok. Titik terang kasus ini belum ditemui.
Kasus yang kedua terjadi begitu menggemparkan, pangantin baru bernama Chintya Prasetya (17) yang belum genap seminggu menikah ditemukan tewas dengann leher tergorok. Ironisnya lagi pengantin baru ini dibuang di parit hotel vista.
Lalu kasus ketiga yang tidak kalah heboh adalah ditemukanya Jenazah siswi SMA N 1 Batam di Hutan Sungai Ladi, Sekupang. Seperti korban sebelumnya, Dian Milenia Trisna Afiefa (16) juga mendapat tindakan kekerasan seksual sebelum dibunuh. Kasus ini mendapat titik terang setelah Wardiaman Zebua tertangkap. Namun pria ini sulit dibuktikan sebagai tersangka karena minimnya bukti. Sampai saat ini, pembunuhann yang terjadi tanggal 27 september 2015 tersebut belum terungkap.
Tidak hanya itu, masih ada ribuan kasus yang akan menjadi pekerjaan rumah bagi pengganti 2 petinggi kepolisian di wilayah kepri tersebut. Sepanjang 2015 ada 1920 kasus umum belum terpecahkan, lebih dari 500 kasus curanmor dan ribuan potensi kriminal.

