Musim Penghujan Menjadi Kendala Menyalurkan Hobi Mancing

Diterbitkan oleh pada Ahad, 3 Januari 2016 14:12 WIB dengan kategori Bintan dan sudah 1.262 kali ditampilkan

BINTAN - Musim penghujan yang melanda kawasan Bintan dan sekitarnya selalu diantisipasi baik oleh warga maupun pemerintah. Pasalnya musim penghujan selain dilanda banjir, angin kencang disertai juga ombak dengan ketinggian hingga 5 meter di Perairan, Minggu (03/01/2015).



Begitu pula halnya untuk para pemancing laut ada saat-saat tertentu harus menghentikan kegiatan mancingnya terlebih dahulu. Tapi bagi pemancing darat hal itu tak terlampau dipusingkan, asalkan sarana kolam pemancingan lengkap, urusan mancing pun tak jadi masalah. Yang kelihatan agak bermasalah agaknya pada kegiatan mancing di laut. Bisa dibayangkan, berapa besar biaya yang harus dikeluarkan untuk sekali trip mancing di laut. Sewa kapal, penginapan, akomodasi pulang pergi, biaya perjalanan trip mancing, biaya pengadaan peralatan mancing, serta berbagai biaya tak terduga lainnya.


‘’Beruntung jika musim kemarau kondisi anginnya baik. Tapi kenyataan akan berubah seratus delapan puluh derajat bila dalam trip mancing yang terjadi adalah hujan deras disertai tiupan angin kencang. Belum lagi kemungkinan terjadinya badai. Bila sudah begitu, jangankan mendapat ikan. Selamat dari kepungan cuaca buruk saja sudah merupakan keuntungan besar dan karunia terindah bagi hidup si pemancing beserta awak kapalnya.  Ya, musim hujan memang mendatangkan berbagai efek bagi kehidupan manusia. Efek-efek tersebut bisa bersifat positif ataupun negatif. Tinggal tergantung kita bagaimana mensikapinya secara bijak.’’ungkap David seorang nelayan Bintan sekaligus pemancing mania.