Jalan Sungai Tenam Longsor

Diterbitkan oleh pada Selasa, 5 Januari 2016 19:00 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 1.178 kali ditampilkan

LINGGA - Tingginya curah hujan dengan intensitas tinggi di Kabupaten Lingga belakangan ini menyebabkan jalan lintas utara pulau Lingga yang menghubungkan kota Daik dengan Pelabuhan Domestik Sungai Tenam mengalami keruntuhan dengan memakan separuh badan jalan.

 

Keruntuhan tersebut dikarenakan batu miring yang menjadi penahan jalan itu runtuh sehingga jatuh kebawah.

Pantauan wartawan elektronik ini dilapangan, sepanjang 50 meter badan jalan Sungai Tenam runtuh bersama tebing batu miring yang menahan badan jalan tersebut. Kondisi jalan yang ambruk hampir memakan setengah badan jalan. Jika dilihat kondisi curah hujan yang tinggi pada bulan Januari, berpotensi mengancam putusnya akses jalan masyarakat Lingga menuju pelabuhan domestik Sungai Tenam itu.

Rusli, salah seorang warga desa Resun, kecamatan Lingga Utara, yang cukup sering melintasi jalan tersebut mengatakan, kondisi longsor jalan lintas Sungai Tenam sudah terjadi sekitar tiga hari yang lalu.

"Kita tahunya sudah tiga hari lalu. Waktu itu hujan deras. Mungkin longsornya karena batu miring tak mampu menahan air hujan," kata Rusli , Selasa (5/1).

Dia berharap, pemerintah setempat segera merespon kondisi longsornya jalan tersebut. Mengingat, pelabuhan domestik Sungai Tenam akan segera di fungsikan pemerintah daerah pertengahan tahun ini.

Menanggapi longsornya badan jalan lintas Sungai Tenam, Kabid Bina Marga di dinas pekerjaan umum (PU) Lingga, Indra Asmara mengatakan, pihaknya sudah mendapat informasi terkait adanya longsor di sekitar jalan lintas Sungai Tenam tersebut.

"Kita sudah menerima informasinya dan kita sudah mengambil inisiatif untuk menghubungi pihak Provinsi," kata Indra.

Berdasarkan status jalan Sungai Tenam yang merupakan jalan nasional, dikatakan Indra, itu bukan murni kewenangan pihak PU Lingga. Namun secara inisiatif, pihaknya telah melakukan koordinasi kepada PU Provinsi.

"Statusnya Jalan Nasional, kita tidak memiliki kewenangan terhadap jalan itu. Tapi kita sudah menghubungi pihak PU Provinsi untuk melihat langsung kondisinya," jelasnya.

Dia juga mengatakan, untuk sementara ini pihak nya akan sulit untuk berbuat lebih, karena ketidak mampuan anggaran di PU Lingga. "Kondisi longsor ini cukup ekstrim, memperbaikinya tidak semudah membalikkan telapak tangan," tutupnya.