Sering Padamkan Listrik, Warga Hancurkan Kantor PLN Karimun
KARIMUN - PT Perusahaan Listrik Negara Ranting Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Kamis (07/01) malam dilempari batu oleh puluhan warga yang kesal dengan pemadaman listrik bergilir yang tidak lagi beraturan hingga malam hari.
Lemparan batu oleh warga tersebut membuat pot bunga dan kaca-kaca di kantor tersebut pecah berserakan. Sebelum pada malam rabu (06/01) juga didatangi sejumlah orang juga kesal dengan pemadaman oleh PLN, namun tidak sampai terjadi kerusuhan.
Seorang warga dari Orari, Sei Lakam mengaku bahwa listrik di rumahnya dapat giliran pemadaman Rabu (06/01), namun rumah dan lingkungan Orari kembali gelap pada Rabu (07/01) malam.
"Saya sudah bersiap-siap untuk menyelesaikan pekerjaan di rumah karena yakin listrik tetap menyala. Sekitar pukul 19.00 WIB, lampu di rumah padam lagi, gimana tidak kesal karena malam tadi lampu di lingkungan padam sejak pukul 18.30-23.00
WIB," kata dia.
Karena kesal dengan pemadaman tersebut, dia bersama beberapa warga di pemukiman tersebut secara spontan mendatangi kantor PLN guna mempertanyakan pemadaman listrik yang tidak beraturan tersebut.
"Kalau memang bergilir, ya bergilir dengan adil. Jangan pilih-pilih kasih seperti ini," kata pendemo lainnya.
Para pendemo dengan suara nyaring mendesak pimpinan PLN menemui mereka untuk menjelaskan masalah pemadaman listrik yang telah berlangsung selama satu pekan.

