Buku Adolf Hitler Diterbitkan Kembali, Kelompok Yahudi Resah
Berlin: Cetakan terbaru dari buku Adolf Hitler berjudul 'Mein Kampf', akan ada di toko buku di Jerman untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II.
Buku Hilter yang fenomenal tersebut dijadwalkan akan masuk pada Jumat 8 Desember ini. Jerman menyerahkan hak cipta buku pada 1945, ketika Sekutu memberikan dari rumah penerbitan Nazi menyusul kekalahan Hitler.
Selama 70 tahun perizinan inflamasi 'Mein Kampf' yang berarti 'Perjuangan Saya' yang akan diterbitkan ditolak untuk menghormati korban Nazi dan untuk mencegah hasutan kebencian.
Salinan ini disusun oleh peneliti Jerman di mana penulis berargumen bahwa versi mereka akan mengungkap kata-kata kasar yang terkenal.
Dengan dijual seharga USD65, buku ini melihat pada pertanyaan kunci sejarah, salah satunya adalah tujuan dikeluarkannya buku ini lagi dan mengingat hingga saat ini masyarakat hanya mengingat kebohongan dan pernyataan dari Hitler.
"Buku ini harus diperkenalkan di semua sekolah di Jerman untuk memastikan bahwa komentar Hitler tetap tak tertandingi," ungkap Menteri Pendidikan Jerman Johanna Wanka, Jumat (8/1/2016).
Di sisi lain, pemimpin komunitas Yahudi di Munich mengatakan dia tidak bisa membayangkan melihat 'Mein Kampf' terlihat di jendela toko buku.
"Tidak seperti karya-karya lain yang benar-benar layak untuk dipublikasikan ulang," ujarnya.
Dia menambahkan buku tersebut adalah racun sejarah dan lebih baik meninggalkan 'Mein Kampf' di tempatnya.
'Mein Kampf' menguraikan ideologi Hitler yang membentuk dasar untuk Nazisme. Dia menulis buku tersebut pada 1924 ketika dipenjara di Bavaria karena pengkhianatan.
Sekitar 12,4 juta eksemplar diterbitkan di Jerman sampai tahun 1945, beberapa diantaranya ditemukan di perpustakaan akademik.

