Peminat Ujian Nasional Berbasis Komputer Meningkat

Diterbitkan oleh pada Jumat, 8 Januari 2016 15:33 WIB dengan kategori Pendidikan dan sudah 1.233 kali ditampilkan

Jakarta - Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Kapuspendik) Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof Nizam mengatakan, jumlah sekolah penyelenggara ujian nasional berbasis komputer (UNBK) 2016 meningkat.


Nizam menyebutkan, pada 2015 pelaksanaan UNBK hanya diikuti oleh 554 sekolah dari 24 provinsi di Indonesia. Sedangkan untuk 2016 ada sekitar 4.000 sekolah yang tersebar di 400 kota/ kabupaten yang siap.

“Tahun ini meningkat karena awal penyelenggaran UNBK hanya 24 provinsi, sedangkan sekarang dapat menjaring semua provinsi,” kata Nizam setelah acara Diskusi Koalisi Masyarakat Sipil untuk Transformasi Pendidikan (KMSTP) di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Jumat (8/1).

Adapun 4.000 sekolah itu terdiri dari SMA,SMK dan SMP yang dinilai layak dan memiliki fasilitas untuk menyelenggarakan UNBK.

Selanjutnya, Nizam mengatakan, persiapan UNBK tahun ini dimulai dengan melakukan try out atau percobaaan. Hal itu telah dilakukan pada Desember 2015 dan akan dilanjutkan dengan tahap dua pada awal Februari.

Nizam juga mengatakan, pemerintah tidak memaksakan sekolah untuk menyelenggarakan UNBK. Hanya sekolah yang siap, sehingga tidak ada sekolah yang mengunakan momentum UNBK untuk pengadaan fasilitas. Namun pemerintah juga tidak menutupi kemungkinan jika ada sekolah yang melakukan pengadaan faslitas tetapi harus dengan alasan untuk kemajuan dan menunjang pelajaran bukan untuk UNBK.

“Jika sekolah ada yang melakukan pengadaan fasilitas untuk menunjang kegiatan sekolah itu sah-sah saja, asal jangan mengadakan barang untuk pelaksanan UNBK, karena tidak ada paksaan untuk sekolah pelaksaan UNBK ini,” kata Nizam.

Berdasarkan data Kemdikbud, pelaksanaan UN untuk SMA dan SMK akan dimulai pada 4April, sedangkan untuk SMP akan dimulai pada 7 Mei.r

 

Sumber