Berulang, Gaji Guru di Lingga Sering Terlambat di Bayar
LINGGA - Seperti tahun-tahun sebelumnya, ketika di akhir dan diawal tahun keterlambatan pembayaran gaji baik guru ASN maupun para guru tenaga sukarela kerap terjadi. Termasuk juga awal tahun 2016 ini, kendati sudah memasuki tanggal 12 Desember namun gaji belum juga dibayarkan. Hal ini jadi pertanyaan besar bagi para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut.
Informasi yang dihimpun dilapangan, hingga Selasa (12/1) para guru belum mendapatkan apa yang menjadi haknya.
"Kita belum terima gaji. Sudah lewat dari tanggal biasanya," ungkap salah seorang guru yang enggan namanya di publis.
Secara pasti, ia mengaku tidak tau menau apa yang membuat keterlambatan ini. Namun, setiap akhir dan awal tahun, hal ini selalu menjadi persoalan yang dihadapi para guru di kabupaten Lingga.
"Biasanya sebelum tanggal 10, kita sudah terima gaji. Keterlambatan selalu terjadi di akhir dan awal tahun," paparnya.
Sampai berita ini di tulis, dinas terkait belum memberikan keterangan terkait keterlambatan gaji ribuan guru di kabupaten Lingga. Mirisnya, gaji yang menjadi hak para guru, dengan rentang kendali dan banyak pulau di tempatkan di daerah pesisir dan pelosok sangat berharap dengan gaji bulanan. Sementara tunjangan, sejak divisit Lingga yang di ambang batas, para guru sudah tidak lagi menerima.
Sementara itu, di tempat lain, Sui Hiok, anggota Komisi III DPRD kabupaten Lingga mengakan, keterlambatan gaji guru ini akibat kosongnya kas Daerah. Selain itu, ia menambahkan dana pusat untuk triwulan ke 4, belum satupun di transfer ke kas daerah. Hal ini juga yang juga membuat keterlambatan pembayaran gaji.
"Sebenarnya gaji guru itu hak yang tidak bisa di tunda-tunda. Tapi sekarang mau bagaimana, kas daerah masih kosong. Dana pusat triwulan ke 4, belum ada satupun masuk ke kas daerah," jelasnya.
Sui Hiok menambahkan, persoalan ini akan segera disampaikan ke pusat. Ia berharap, pusat segera mentransfer dana ke kabupaten Lingga agar keterlambatan ini, tidak menjadi persoalan dan kegelisahan lagi bagi para guru.

